Ketua PSI Sulut : Beda Kasus Ahok Dengan Hary Tanoe

0
21

Sulutimes.com – SULUT, Penetapan status tersangka Ketua umum Perindo Hary Tanoesoedibjo (HT) menjadi perbincangan hangat akhir-akhir ini. Ada berbagai kalangan yang beranggapan bahwa penetapan status tersangka terhadap HT adalah bentuk kriminalisasi seperti yang dialami oleh Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), tetapi juga banyak pihak yang melihat bahwa hal tersebut sudah merupakan langkah hukum yang tepat dan yang pasti Polri tidak sembarangan dalam menetapkan status tersangka terhadap seseorang.

Ketua DPW Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sulawesi Utara Melky Pangemanan, S.IP., MAP., M.Si ketika ditemui selasa (27/06/2017) di Sekretariat DPW PSI Sulut dan dimintai tanggapannya mengatakan bahwa kasus Ahok dan HT jelas tidak bisa disamakan.

“Jangan samakan kasus Ahok dengan HT. Ini jelas beda. Kasus Ahok sangat erat kaitannya dengan Pilkada DKI. Tekanan massa intoleran mempengaruhi proses hukum terhadap pak Ahok dan ini sangat berbeda dengan kasus HT.” Ujar Melky

Sebelumnya Hary Tanoesoedibjo ditetapkan sebagai tersangka oleh Polri dalam dugaan kasus SMS bernada ancaman ke penyidik Jaksa Agung Muda Pidana Khusus. HT dijerat dengan Pasal 29 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Indivasi Transaksi Elektronik (ITE).

Melky juga mengatakan bahwa Basuki Tjahaja Purnama bisa dijadikan contoh bagi banyak orang terkait sikap negarawannya dan semestinya juga Hary Tanoe lebih siap dalam menghadapi proses hukum yang menjeratnya.

 (Dari kiri - Kanan) Ketua DPW PSI Sulut - Melky Pangemanan, S.IP., M. AP., M.Si, Basuki Tjahaja Purnama "Ahok", Sekjen DPP PSI / Jubir "Ahok & Djarot" - Raja Juli Antony
(Dari kiri – Kanan) Ketua DPW PSI Sulut – Melky Pangemanan, S.IP., M. AP., M.Si, Basuki Tjahaja Purnama “Ahok”, Sekjen DPP PSI / Jubir “Ahok & Djarot” – Raja Juli Antony

“Pak Ahok menunjukan sikap kenegarawanannya. Patuh terhadap proses hukum dan rela berkorban demi kepentingan banyak orang. Makanya saya sebut pak Ahok ini sebagai tahanan politik. Semoga HT juga menunjukan sikap seperti itu. Dan ingat bahwa kasus Ahok akhirnya membukakan mata banyak orang dan terjadi banyak aksi simpatik. Kalau HT saya belum melihat ada aksi solidaritas dari daerah-daerah bahkan luar negeri seperti yang terjadi ke pak Ahok. Kasusnya jelas beda dan reaksi masyarakat pun sangat berbeda.” Katanya‎

Dalam kesempatan itu, Melky juga menyatakan bahwa Partai Solidaritas Indonesia (PSI) akan selalu bersama Basuki Tjahaja Purnama dan keluarganya untuk berjuang menebar kebajikan dan merawat keragaman.

“Pak Ahok tidak sendiri, kami PSI akan selalu bersama pak Ahok dan keluarganya untuk berjuang bersama menebar kebajikan, merawat keragaman dan melawan radikalisme dan intoleransi. PSI akan terus memperjuangkan nilai-nilai baik yang telah dilakukan pak Ahok.” tandasnya (Redaksi) ‎

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini