Politisi Jadi Pelsus, Liando : Hati-Hati Politik Identitas…!!!

0
16

Sulutimes.com, SULUT – ‎Proses Pemilhan pelayan khusus (Pelsus) Syamas dan Penatua serta kategorial BIPRA di Aras Jemaat se Sinode GMIM telah usai. Dari hasil ini, tidak sedikit seorang politisi yang dipercayakan untuk menduduki posisi tersebut.

Terkait hal ini, Akademisi Universitas Sam Ratulangi Manado Dr. Ferry Daud Liando mengingatkan tentang politik identitas. Senin (23/10/2017)

Menurutnya, munculnya beberapa politisi tenar menjadi pelsus BIPRA GMIM harus dihormati, karena mengaplikasikan politik itu bagian dari pelayanan. “Hak mereka harus di hormati,‎ apalagi sudah dipilih dan tidak tepat jika kepercayaan itu di tolak,” Kata Liando

Namun demikian, diingatkan Liando bahwa jangan sampai jabatan itu dimanfaatkan untuk kepentingan politik. “Jabatan itu jangan sampai bermotif status sosial, popularitas atau jaringan. Dan yang paling berbahaya jangan sampai kehadiran politisi ini pada jabatan BIPRA akan menyuburkan politik identitas di daerah ini,” katanya

Liando juga mengatakan bahwa Politik identitas sangat berbahaya bagi demokrasi, karena pilihan politik diarahkan pada kesamaaan identitas antara pemilih dengan elit.‎ “Pemilih akan terpola pada pemilih irasional atau pragmatis yang tidak mengukur kemampuan calon dari kualitasnya tapi atas dasar kesamaan golongan. Sebelum tampil pada level Bipra ke tingkat sinode, sebaiknya hal ini perlu dipertimbangkan,” Jelasnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini