Gelar Ibadah Perdana di Gedung Gereja Baru, Batasina Tekankan Pentingnya Kerendahan Hati

0
317

SULUTIMES, Manado – Dengan menerapkan protokol Covid-19, jemaat Kerapatan Gereja Protestan Minahasa (KGPM) Sidang Anugerah Malalayang, menggelar ibadah perdana di gedung gereja yang baru, Minggu (25/10/2020).

Meskipun belum rampung 100%,  BPS/PMS berupaya menjawab kerinduan jemaat sebagau wujud ekspresi iman untuk beribadah perdana di gedung gereja baru, yang dipimpin Ketua Majelis Gembala Pucuk Pimpinan KGPM, Gbl. Tedius Kuemba Batasina, S.Th.

Dalam khotbahnya, Gbl. Tedius K. Batasina, S.Th., mengangkat bacaan 1 Petrus 5:1-11, yang menekankan beberapa aspek penting fungsi dan posisi pelayan ditengah tantangan dan pergumulan sebagai gereja Tuhan. Aspek pertama yang ditekankan dalam Kitab Petrus, tentang etika dan moralitas pelayan yang siap melayani dengan sunguguh-sungguh.

“Aspek kedua yang mau ditekankan oleh Petrus, bahwa kita harus sadar diri, sadar status seorang hamba yang menempatkan panggilan sebagai sesuatu yang hakiki untuk melayani dengan penuh ketulusan dan kerendahan hati. Pelayan harus mampu menempatkan diri dengan bijak karena ada banyak tipelogi jemaat yang harus dilayani,” ujar Batasina.

Ketua MG PP KGPM memberikan apresiasi atas spirit juang BPS/PMS beserta jemaat yang berani mengambil langkah iman untuk beribadah perdana di gedung gereja yang baru meskipun capaian pembangunan belum 100%. Ini akan menjadi pemicu tekad iman pimpinan dan jemaat untuk  mengaktualisasikan komitmen iman dalam membangun rumah Tuhan.

“Ini adalah sebuah langkah iman untuk melaksanakan ibadah perdana di gedung gereja yang baru sekaligus pentahbisan mimbar. Bagaimana kita menjadikan rumah Tuhan sebagai tempat persekutuan yang saling membangun iman, menghidupkan satu dengan yang lain ditengah pandemic Covid-19, sehingga dari gereja KGPM sidang Anugerah Malalayang akan mengalir berkat dan anugerah Tuhan bagi seluruh jemaat dan masyarakat,” kata Batasina.

Ketua MG PP KGPM juga mengingatkan jemaat, bahwa dalam proses hidup ini,  baik berjemaat, berkerluarga, dan berbangsa serta bernegara untuk menempatkan diri sebagai seorang ‘hamba’ yang memiliki kerendahan hati. Karena tidak mudah melayani jemaat ditengah pandemic Covid-19.

Penerapan protokol Covid-19 saat ibadah perdana di Gereja KGPM sidang Anugerah Malalayang

“karena itu sadarlah dan berjaga-jagalah. Berjalanlah terus KGPM sidang Anugerah Malalayang dalam menjawab tugas dan tanggungjawab sebagai gereja Tuhan ditengah dunia,” ajak Batasina.

Sementara itu, menurut Wakil Ketua BPS, Pnt. Hendrik Lucky Mamitoho, bagunan gedung gereja KGPM sidang Anugerah Malalayang empat tingkat. Lantai dasar untuk parkir, lantai 1 untuk tempat ibadah, lantai 2 pastori, dan lantai 3 kantor/ruang rapat.

”Memang khusus untuk tempat ibadah gedung gereja yang baru belum rampung baru sekitar 70-an%. Kami berharap dengan ibadah perdana di gedung gereja yang baru, akan semakin memotivasi jemaat untuk memberikan yang terbai bagi Tuhan lewat pembangunan gereja,” kata Wakil Ketua BPS.

JO

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here