Pilkada Ditengah Pandemi Covid-19, Catatan Sejarah Baru Demokrasi di Indonesia

0
92
Winsi Kuhu

SULUTIMES, Manado – Rabu, 9 Desember 2020, Pilkada Serentak di Laksanakan sekalipun bangsa Indonesia sedang di landa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Pilkada serentak ditengah pandemi Covid-19, menjadi ujian bangsa Indonesia.

Menurut Winsi Kuhu, S.IP., M.I.Pol., mantan Anggota Panwaslu Kabupaten Minahasa Selatan 2017-2018, Wajah Demokrasi Indonesia semakin mencerminkan bahwa Kedaulatan berada di tangan rakyat. Momentum ini hendaknya menjadi catatan penting bagi pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah secara langsung dan secara Serentak di 270 daerah (9 Provinsi, 224 Kabupaten dan 37 Kota), termasuk Provinsi Sulut, 4 Kabupaten (Minsel, BolTim, Minut, dan BolSel), serta 3 Kota (Manado, Bitung dan Tomohon).

“Semua rangkaian proses pelaksanaan Pilkada Serentak hampir selesai,  saat ini akan memasuki tahap akhir yaitu Pungut Hitung. Gejolak dan persoalan yang terjadi pada tahapan-tahapan sebelumnya sudah selesai, tibalah saatnya kita berada pada tahapan akhir dalam pilkada serentak,” kata Kuhu, Selasa (8/12/2020).

Winsi Kuhu, yang juga tercatat sebagai salah satu Tenaga Ahli di DPR-RI (A-390), memberikan apresiasi bagi seluruh penyelenggara Pemilu KPU dan Bawaslu baik di tingkat Provinsi maupun sampai di tingkatan TPS, yang sudah bekerja secara maksimal dalam pelaksanaan Pilkada ini.

Keadaan Pandemi Covid-19 saat ini mengharuskan seluruh tahapan Pemilihan wajib memakai Protokol Kesehatan untuk menghindari terjadinya penyebaran Covid-19 yang lebih luas. Protokol kesehatan hendaknya diterapkan dengan ketat sehingga pilkada 9 Desember 2020 tidak akan tercatat sebagai kluster baru dalam sejarah bangsa. Pilkada Serentak saat ini menjadi catatan sejarah baru bagi wajah demokrasi tanah air, karena digelar ditengah Pandemi Covid-19 yang melanda dunia termasuk Indonesia.

“Sekalipun kondisi seperti ini, namun demi untuk menjaga keberlangsungan Pemerintahan agar bisa berjalan dengan baik dan efisien, maka berdasarkan Konstitusi pihak Penyelenggara Pemilu tetap berupaya dan melaksanakan Pilkada Serentak. Hal ini yang perlu kita semua apresiasi dan saling mendukung agar bisa berjalan dengan baik,” ungkap Kuhu.

Winsi Kuhu juga menghimbau kepada seluruh masyarakat, sebagai warga negara yang baik hendaknya menggunakan Hak Pilih demi menjaga asa dan marwa Demokrasi yang berlandaskan Kedaulatan Rakyat. Jangan lupa memakai masker, cuci tangan, dan menjaga jarak.

“Saya juga mengapresiasi para Aparat Kepolisian dan TNI yang sangat konsisten bekerja keras dalam menjaga kestabilan dan keamanan di seluruh wilayah yang melaksanakan Pilkada. Kita tahu bersama bahwa dalam edaran Indeks Kerawanan Pemilihan terdapat beberapa wilayah yang cenderung rawan dalam pelaksanaan pilkada serentak, namun Polri dan TNI sampai hari ini sukses menjaga keamanan dan ketertiban. Salam Demokrasi..!,” pungkas Kuhu.

Jo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here