Spirit Natal Yesus Kristus Menjadi Kekuatan Untuk Melangkah Pasti di Tahun Baru

0
27

SULUTIMES, Manado – Semiotik empiris kehidupan di tahun 2020 menggoreskan banyak luka, duka, nestapa dan airmata. Ada berjuta gumul datang menghampiri setiap insan, termasuk pandemic Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang menyerang hampir seluruh dunia.

Hal ini dikatakan oleh Sekretaris Umum Pucuk Pimpinan Kerapatan Gereja Protestan Minahasa (PP KGPM), Gbl. Francky Londa, S.Th., MA., Kamis (31/12/2020).

“Realitas ini makin menegaskan tentang makna hakiki dari kebergantungan makhluk imanen kepada  Sang Khalik TransendenSejatinya, itulah Imanuel. Itulah Natal dan itulah yang menggetarkan jiwa untuk selalu bersyukur dalam segala hal,” jelas Londa.

Francky Londa melanjutkan, Allah yang transenden adalah Allah yang melampaui segala yang ada. Allah yang tidak terbatas untuk memimpin dunia. Allah Maha Esa, Mahabesar, Mahasuci, Mahamulia dan Mahakekal tidak mungkin manusia dapat menjangkau hanya dengan pemikirannya sendiri, sebab Allah yang trensenden itu sangat jauh dan melampaui daya pikir manusia.

“Kita harus bersyukur karena Allah yang trensenden itu juga Allah yang imanen. Allah yang jauh sekaligus Allah yang dekat, sebab Ia telah berkenan menyatakan diri-Nya kepada manusia lewat peristiwa Natal Yesus Kristus (Ibrani 1:1-2, Yohanes 3:16),” kata Londa.  

Ditambahkannya, inilah makna Natal yang hakiki dalam perjalanan kehidupan manusia ditengah kembara juang. Hal ini juga kiranya yang akan menjadi modal dan model hidup dalam memasuki Tahun Baru 2021, Tahun Anugerah Allah bagi seluruh umat manusia.

“Kiranya spirit Natal Yesus Kristus akan memberikan kekuatan lahiriah dan batiniah bagi kita semua untuk melangkah maju dalam iman,  harap dan kasih di Tahun Baru 2021,” harap Londa.

Jo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here