Dilandasi Spirit Kasih, GMIM Kanaan Boyong Atas Salurkan Bantuan Korban Bencana Manado

0
21

SULUTIMES, Manado – Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Kota Manado beberapa waktu, melahirkan simpati dan empati dari berbagai pihak, termasuk dari lembaga gereja.

Sebagai bagian integral dari kehidupan masyarakat Sulawesi Utara, Jemaat GMIM Kanaan Boyong Atas Wilayah Tenga Minahasa Selatan (Minsel) mengaktualisasikan komitmen iman. Dilandasi spirit kasih dan persaudaraan, tergerak hati untuk memringankan beban pergumulan yang dialami warga kota Manado korban bencana alam banjir dan tanah longsor.

Dipimpin oleh Pnt. Veki Rampi selaku Ketua Komisi P/KB GMIM Kanaan Boyong Atas bersama Panglima Panji Josua Jefri Lengkong, memberikan bantuan dibeberapa titik bencana, salah satunya di Gereja GMIM Syalom Dendengan Dalam, Kamis (28/1/2021).

“Ini adalah bagian dari implementasi iman bagi sesama manusia yang sedang mengalami pergumulan bencana alam. Pemberian bantuan sembako didistribusikan dibeberapa lokasi, sebab ada juga bantuan yang disalurkan kepada beberapa warga kota Manado asal boyong atas yg rumahnya terkena banjir & tanah longsor,” jelas Veki Rampi.

Jemaat GMIM Kanaan Boyong Atas saat menyerahkan bantuan bagi korban bencana banjir dan longsor di Kota Manado, Kamis (28/1/2021).

Menurut Pnt. Veki Rampi, bantuan sembako yang terkumpul merupakan aksi spontanitas warga jemaat, diinisiasi oleh Ketua BPMJ GMIM Kanaan Boyong Atas Pdt. Martje Rumangu, S.Th., bersama Komisi BIPRA.

“Walaupun bantuan ini kecil tapi setidaknya bisa meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang mengalami  bencana di Kota Manado. Bantuan ini bernilai ketulusan yang dilandasi kasih Allah bagi sesama manusia,” kata Rampi.

Turut hadir dalam rombongan, Pdt Lucky Badar, STh, Guru Agama Lody Runtuwene, Vic Pdt, Pnt Jeane Bokau bersama pelsus & anggota Panji Josua.

 

(Jo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here