Ini Surat Terbuka Capas 2020 Untuk Wali Kota Manado

0
369

SULUTIMES, Manado – 64 calon Paskibraka Kota Manado tahun 2020 yang telah mendapat SK tetapi tidak pernah dikukuhkab apalagi bertugas, mengirim Surat Terbuka untuk Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado.

Surat dari calon paskibraka tahun 2020, tertanggal 8 Agustus 2021, sebagai bentuk ungkapan hati generasi muda kota Manado yang telah dinyatakan lulus seleksi calon paskibraka lewat Surat Keputusan dari Dinas Pemuda dan Olahraga.

Berikut isi Surat Terbuka Calon Paskibraka kota Manado tahun 2020 untuk Wali Kota dan Wakil Wali Kota:

Syalom.. Assalamwualaikum.. Om santi-santi om namo Buddhaya… Salam Kebajikan…

Pada tanggal 3 – 6 maret 2020 dilaksanakan seleksi calon paskibraka kota Manado yang dilaksanakan oleh Dimas Pemuda dan Olahraga, bertempat di LPMP Pineleng. Berdasarkan hasil seleksi selama 1 Minggu, Dispora mengeluarkan SK kelulusan calon Paskibraka kota Manado tahun 2020 dengan jumlah 64 orang, yang di tandatangani oleh ketua panitia dan kepala dinas.

Berdasarkan SK tersebut, selanjutnya kami di instruksikan untuk mengukur baju PDU. Instruksi mengukur baju menjadi hubungan terakhir kami dengan dinas terkait pada saat itu. Setelah itu kami tidak di berikan kabar apapun. Karena semangat untuk mengabdi kepada bangsa dan negara lewat bertugas sebagai pengibar bendera dalam upacara Kemerdekaan RI, kami pun mengambil inisiatif untuk menghubungi serta mencari tahu bagaimana perkembangan kedepan sebagai calon paskibraka.

Kami beberapa kali pergi langsung ke kantor dinas terkait untuk audience tetapi tidak ketemuan dengan kepala dinas. Bahkan jawaban yang kami terima tidak sesuai dengan ekspetasi kami, dimana salah satu pelatih mengatakan bahwa, “kalian sudah tidak akan lagi bertugas karna keadaan pendemi sehingga dana kalian di alokasikan ke dana covid-19”.

Mendengar pernyataan itu, kami sangat kecewa. Tetapi kami tidak patah semangat sampai disitu, kami mencari cara, bantuan, dan masukan bagaimana supaya bisa mengapai mimpi untuk DIKUKUHKAN dan BERTUGAS. Kami pun mengambil langkah untuk menanggulangi dana pembuatan baju PDU dengan biaya sendiri,  kami meminta persetujuan orang tua kami masing masing dan hasil yang baik pun mulai kelihatan. Para orang tua menyetujui dan menandatangani surat persetujuan yang kami buat dan jalankan ke rumah masing-masing.

Kamipun memeberi tahu hal ini kepada dinas terkait mengharapkan ada respon baik untuk hal ini. Akan tetapi salah satu pelatih mengatakan, “jangan! itu membahayakan kami dispora..!”.

Kami pun sangat kecewa dengan hal ini. Ditambah kami mendengar suara sumbang dari oknum diduga dari dinas terkait mengatakan “2020 so kelar”. Tidak berhenti sampai disitu, kami tetap berjuang bagaimana nasib kami, karna kami juga mendengar berita bahwa capas 2020 di kota/kabupaten lain akan bertugas di 2021.

Bertepatan dari  kaka-kaka PPI merekrut satgas covid 19 maka kami di panggil. Kami pun berusaha menyampaikan keluh kesah kami kepada kaka-kaka PPI. Keluhan kami mendapat tanggapan dan masukan serta dorongan semangat. Berdasarkan usul tersebut kami pun merencanakan pertemuan dengan dinas terkait bersama² dengan perwakilan orang tua( 3 orang).

Tanggal 24 mei 2021, kami melaksanakan pertemuan, dan kami selaku capas menyampaikan aspirasi kami bahwa kiranya mendapat kepastian dan orang tua capas menyampaikan aspirasi tentang menyetujui menggunakan dana pribadi untuk menanggung baju PDU. Dan hasil dari pertemuan itu dinas terkait tidak berani mengambil langkah karena tidak punya aturan untuk hal ini, dan tetap melarang kami dan orang tua untuk menggunakan dana pribadi dalam menanggung biaya pembuatan baju PDU. Sekalipun berat, sekalipun susah tetapi kami berusaha untuk menerimanya.

Dan disini saya mewakili semua teman-teman, dengan hormat ingin menyampaikan surat terbuka ini kepada yang terhormat Walikota Kota Manado Bapak Andre Angouw untuk kiranya kami capas 2020 kota Manado (capas covid-19), bisa di kukuhkan secara terhormat sebagai paskibraka dan mendapat bukti berupa piagam/sertifikat pada hari kemerdekaan Negara Republik Indonesia yang ke 76. kiranya Bapak Walikota yang terhormat berkenan.

Dan tak lupa pada kesempatan kali ini kami juga ingin menyampaikan bahwa, kami tidak lagi menyalahi dinas terkait akan hal ini karna mungkin kami memang tidak bisa bertugas karna keadaan ini, dan tak lupa kami berterima kasih kepada Kaka kaka dari pengurus PPI kota manado yang sudah memberikan dukungan dan dorongan selama ini, sekalipun menerima fitnaan tetapi tetap setia mendukung kami.

selamat ulang tahun negeri ku tercinta!

apabila ada salah kata dalam surat di atas, mohon di maafkan.

Manado, 8 Agustus 2020.

Solideo Saul (lurah, capas 2020 kota Manado)

 

(JO)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here