RKT KPKB KGPM, Londa: Ubah ‘Impossible’ menjadi ‘Possible’

0
91
created by Polish

SULUTIMES, Manado – Rapat Kerja Tahunan Komisi Pria Kaum Bapa Pucuk Pimpinan Kerapatan Gereja Protestan Minahasa (RKT KPKB PP KGPM), Jumat (17/12/2021), diawali dengan ibadah yang dipimpin oleh Ketua Majelis Gembala, Gbl. Ferra Mamesah-Lintong, M.Th.

Dalam khotbahnya yang mengambil bacaan alkitab Pengkhotbah 4:7-16, Ketua Majelis Gembala menekankan betapa pentingnya bagi semua pelayan Tuhan untuk memiliki hikmat Allah. Membangun kebersamaan, ‘bekerja bersama, bersama bekerja’.

“Dalam RKT KPKB, marilah kita bertanya apa kehendak Tuhan untuk dilaksanakan oleh suluruh pengurus dan anggota. Program kerja kedepan harus berpusat pada Allah, bagi hormat dan kemulian nama Tuhan,” ujar Gbl. Ferra Mamesah-Lintong, M.Th.

Sementara itu, Ketua Umum PP KGPM Gbl. Frangki Londa, S.Th., MA., dalam sambutannya mengucap syukur kepada Tuhan sang pemilik kehidupan. Meskipun ditengah kondisi yang tidak ideal menghadapi pandemi Covid-19, lewat RKT ini bisa menghasilkan program kerja yang ideal.

“Kita ubah ‘impossible’ menjadi ‘possible’. Dari sesuatu kondisi yang tidak mungkin, bersama dengan Tuhan kita bisa mengubahnya menjadi mungkin,” kata Londa.

Ketua umum PP KGPM melanjutkan, ada tiga hal penting yang digaris bawahi dalam khotbah pada saat ibadah pembukaan. Pertama unity (kesatuan). Kesatuan sangat penting ketika melaksanakan setiap tugas dan tanggung jawab termasuk dalam pelayanan. Kesatuan adalah prinsip ilahi, dimana gereja Tuhan sering digambarkan sebagai tubuh Kristus, satu kesatuan yang utuh dengan Yesus Kristus kepala gereja.

Kedua togetherness (kebersamaan). Tujuan kehadiran gereja adalah, yang belum baik menjadi baik dan yang sudah baik ditingkatkan menjadi lebih baik. Sebagai satu tubuh Kristus, kita harus saling menopang dan melengkapi satu dengan lainnya, membangun kebersamaan yang utuh sebagai satu tubuh Kristus.

“Dan yang ketiga adalah Partnership (kemitraan). Ini bisa menjadikan kita bersinergi baik dengan sesama KGPM, antar denominasi gereja, lembaga spiritual lainnya, maupun dengan pemerintah. Yesus Kristus dalam Kebangsaan, Kebangsaan dalam Yesus Kristus,” jelas Londa.

“Satu isue penting yang harus menjadi perhatian bersama, masalah ekonomi. Ketua KPKB sidang Sentrum Kawangkoan yang skarang ini menjadi ketua KPKB KGPM mampu membangun ekonomi jemaat dibidang pertanian, yang hasilnya mencapai ratusan juta sekali panen. Konsep ini bisa ditularkan kepada sidang maupun wilayah lain, supaya ada peningkatan ekonomi KGPM secara menyeluruh,” tambah ketua umum PP KGPM.

 

(Jo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here