Camat Likbar Maikel Parengkuan Langsung Mendata Kembali Jumlah Pengungsi KMP Lohoraung Karena ada Perbedaan Data Dari Pihak Pelabuhan

0
6

MINAHASA UTARA , SuluTimes.com — Aktifitas erupsi Gunung Merapi Ruang yang mengakibatkan ratusan warga harus mengungsi keluar dari Sitaro mulai berdatangan di Kabupaten Minahasa Utara.

Pengungsi tiba di pelabuhan Ferry Likupang dengan menggunakan KMP. Lohoraung, Rabu, (1/5/2024) sekitar Pkl. 10.25 Wita.

Adapun informasi jumlah pengungsi yang diterima sebelum kapal tiba berjumlah; 408 orang.

Sedangkan setelah pengungsi diturunkan dan dilakukan Pendataan berbeda jumlahnya menjadi ; 604 orang (bertambah 196 org) dengan rincian sebagai berikut :

Laki-laki = 285

Perempuan = 319

Jumlah = 604

Terdiri dari :

Anak-anak = 69 orang

Remaja = 117 orang

Dewasa = 298 orang

Lansia = 120 orang

Jumlah pengungsi tersebut diatas tersebar ke beberapa daerah tujuan sesuai dengan jemputan keluarga dan pihak terkait, antara lain sebagai berikut:

Tujuan Kota Manado : 292 orang

Tujuan Minahasa Utara : 194 orang

Tujuan Kota Bitung : 44 orang

Tujuan Kota Tomohon : 6 orang

Tujuan (Minsel) Amurang : 12 orang

Tujuan Buyat : 4 orang

Tujuan Kab. Mitra : 1 orang

Tujuan Tondano : 2 orang

Tujuan Belang : 4 orang

inas Sosial Provinsi Sulut : 45 orang

Camat Likupang Barat Maikel M. Parengkuan SSTP mengatakan pengungsi yang datang tercatat ada 37 (tiga puluh tujuh) orang pengungsi berada dalam kondisi sakit dan langsung ditangani oleh tenaga Kesehatan PKM Mubune.

“Dengan jenis keluhan dan diagnosis yang berbeda-beda. Seluruhnya dinyatakan dapat melanjutkan perjalanan bersama keluarga masing-masing,” kata Camat Parengkuan.

Menurut Parengkuan ketidak sesuaian data informasi awal pihak pengelola pelabuhan (408) dengan data hasil pendataan tim Kecamatan (604) maka saat ini, pihaknya telah melakukan verifikasi dan penelitian kembali untuk memastikan kebenaran data yang akan disampaikan selanjutnya, dengan cara segera merampungkan data dalam form Daftar BNBA pengungsi.

(**/Fds)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini