Kunker di Sangihe, Gubernur OD: Tugas Pemerintah Hadir Untuk Melayani Masyarakat

0
47
Kehadiran Gubernur Sulut Olly Dondokambey mendapat sambutan hangat dari para lansia warga Sangihe.(ist)

GUBERNUR Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE yang didampingi Sekdaprov Edwin Silangen SE MS melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sabtu (16/3/2019) dalam rangka menghadiri kegiatan Me’daseng di Kampung Pananaru, Kecamatan Tamako. 

Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Sekprov Sulut Edwin Silangen didampingi Bupati Sangihe Jabes Gaghana disambut acara adat saat tiba di di Kampung Pananaru, Kecamatan Tamako, Sangihe.(ist)

Dalam sambutannya, Gubernur Olly mengapresiasi Me’daseng sebagai kegiatan yang mampu mensosialisasikan program pemerintah sekaligus menyerap aspirasi masyarakat sehingga harus dilaksanakan berkelanjutan.

“Kegiatan ini sangat baik dan perlu dilaksanakan terus menerus. Tugas pemerintah adalah hadir di tengah-tengah masyarakat untuk melayani masyarakat,” kata Olly.

Gubernur Olly Dondokambey memukul gendang tanda dibukanya kegiatan PKH (Program Keluarga Harapan) dan pertemuan dengan tenaga Pendamping Desa dan guru-guru di SMK Negeri 1 Tahuna.(ist)

Lanjut Olly, searah dengan spirit Me’daseng, kedatangannya ke Sangihe juga untuk menyampaikan program pembangunan dari pemerintah pusat yang dipimpin pasangan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla serta memastikannya dapat berjalan lancar di Sangihe.

Karenanya, Olly mengingatkan pentingnya penguatan sinergritas dan kerjasama antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk mewujudkan pemerataan pembangunan di segala bidang.

Gubernur Sulut Olly Dondokambey secara simbolis menyerahkan bantuan hibah bagi Gereja Katholik St Petrus Kahakitang Tatoareng sebesar 200 juta rupiah.(ist)

Hal ini dibuktikan dengan pertumbuhan ekonomi Sulut mencapai 6,01 persen diatas pertumbuhan ekonomi nasional, yakni 5,27 persen. Angka kemiskinan juga menurun, dimana hingga akhir tahun 2018 berada pada angka 7,59 persen, atau menurun jauh jika dibandingkan kemiskinan pada tahun 2016 yang berada pada angka 8,20 persen. Selain itu, angka pengangguran juga mampu ditekan hingga 6,86 persen di tahun 2018, dari sebelumnya 7,18 persen pada tahun 2017.

Lebih jauh, Olly juga menyinggung tentang pembangunan pariwisata di seluruh kabupaten dan kota di Sulut sehingga tidak terpusat di wilayah tertentu saja.

Gubernur Sulut Olly Dondokambey didampingi Sekprov Sulut Edwin Silangen menandatangani prasasti peresmian bangunan Ruang Praktek Siswa (RPS) SMKN 3 Tahuna, SMKN 2 Tahuna, laboratorium IPA (DAK 2018) SMAN 3 Tahuna barat, ruang kelas baru SMAN 1 Manganitu dan bangunan Rehabilitasi 2 ruang belajar (DAK 2018) SMAN 1 Tahuna.(ist)

“Sangihe akan dikembangkan sebagai destinasi pariwisata unggulan sehingga turis yang akan datang tidak hanya berhenti di Manado tapi akan sampai ke Sangihe,” ungkap Olly.

Selain kegiatan Me’daseng, Gubernur Olly bersama rombongan menghadiri kegiatan PKH (Program Keluarga Harapan) dan pertemuan dengan tenaga Pendamping Desa dan guru-guru di SMK Negeri 1 Tahuna.

Pada kesempatan ini, Olly mengatakan bahwa PKH dan Dana Desa merupakan program pemerintah pusat yang manfaatnya dapat dirasakan langsung masyarakat.

Gubernur Sulut Olly Dondokambey saat menyerahkan bantuan hibah kepada para siswa di Kabupaten Sangihe dan para penerima PKH (Program Keluarga Harapan).(ist)

“Untuk itu kita berterimakasih kepada Presiden Jokowi atas semua pelaksanaan program-program yang mampu mensejahterakan masyarakat,” beber Olly.

Adapun kunker di Sangihe ini dirangkaikan dengan penandatanganan prasasti peresmian bangunan Ruang Praktek Siswa (RPS) SMKN 3 Tahuna, SMKN 2 Tahuna, laboratorium IPA (DAK 2018) SMAN 3 Tahuna barat, ruang kelas baru SMAN 1 Manganitu dan bangunan Rehabilitasi 2 ruang belajar (DAK 2018) SMAN 1 Tahuna.

Gubernur Sulut Olly Dondokambey didampingi Sekprov Sulut Edwin Silangen bersama para penerima bantuan hibah.(ist)

Gubernur Olly juga menyerahkan bantuan dari Pemprov Sulut berupa uang hibah sebesar 712 juta rupiah kepada 32 jemaat GMIST, Gereja Katholik St Petrus Kahakitang Tatoareng sebesar 200 juta rupiah dan kepada penyandang disabilitas sebesar 30 juta rupiah serta bantuan lainnya.

Kunker tersebut turut dihadiri Bupati Sangihe Jabes Gaghana, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemprov Sulut Edison Humiang dan para pejabat Pemprov Sulut serta Pemkab Sangihe.

 

Advetorial

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here