GMNI Bitung Bersama Komponen Anak Bangsa Kutuk Serangan Teroris di Surabaya

0
12
Pengurus GMNI Kota Bitung
Pengurus GMNI Kota Bitung

SULUTIMES, Bitung – Ratusan masyarakat Bitung menggelar aksi seribu lilin mengutuk aksi serangan bom di tiga gereja di surabaya yang dipusatkan di sekitaran bundaran Menara Eifel Pusat Kota Bitung, Senin (14/5/2018) malam.
Disela-sela aksi tersebut, Inggreyit Christyani Kumentas salah satu Pengurus DPC GMNI Bitung mengungkapkan gerakan ini sebagai wujud Solidaritas terhadap aksi bom di Surabaya.
“Aksi 1000 Lilin masyarakat kota bitung secara tegas mengatakan tidak takut terhadap ancaman ataupun tekanan dari pelaku teror, bahkan di gereja akan tetap menjalankan kegiatan ibadah sebagai hak semua warga negara yang dilindungi oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku NKRI. Kita juga berharap agar Polri sebagai institusi keamanan wajib melindungi serta menjamin keamanan masyarakat untuk menjalankan kehidupan beragama sesuai dengan kepercayaannya masing-masing,” tuturnya.
Lanjut Kumentas menambahkan, aksi yang dilakukan oleh para teroris adalah aksi yang di luar batas kemanusian. Mereka membunuh dengan mengatasnamakan agama.
“Ini bertentangan dengan kemanusiaan dan berpotensi memecah belah persatuan. Kami meminta Polisi mengusut tuntas aksi terorisme ini,” tegasnya.
Untuk itu sebagai generasi muda, Kumentas juga mengajak kepada seluruh warga Indonesia bersatu padu menahan diri, tidak terprovokasi serta terus menggalang solidaritas kemanusiaan, menolak segala bentuk justifikasi kelompok, kekerasan dan presekusi terhadap kelompok, aliran, agama dan kepercayaan tertentu.
“Yang terpenting pula, tidak menyebarkan isu, gambar korban, dan juga berita yang belum terverifikasi kebenarannya,” pungkas Kumentas.
Sementara itu, dari pantauan sulutimes.com, aksi tersebut yang melibatkan seluruh elemen masyarakat, pula nampak Walikota Bitung Maximiliaan Lomban dan jajaran pemerintah kota bitung, sejumlah ormas seperti Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Bitung, GAMKI dan lainnya.

Victor Sompotan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini