Komisi III Dekab Bolmong Geram Aksi Guru Cabul di Lolak

0
58
Supandri Damogalad SIP

SULUTIMES Bolmong – Dugaan kasus pencabulan yang dilakukan oleh oknum guru kepada 7 siswi SDN 2 Mongkoinit, Kecamatan Lolak, Kabupaten Bolaang-Mongondow (Bolmong) nampaknya begitu mengundang perhatian banyak pihak.

Hal itu juga membuat Komisi III DPRD Bolmong angkat bicara yang disampaikan melalui salah satu personilnya Supandri Damogalad SIP, Jumat (15/11/2019)

Menurut Damogalad, kasus pencabulan terhadap anak lebih khusus di lingkungan sekolah memang sudah dalam kategori darurat secara Nasional sehingga pihak sekolah ataupun Dinas Pendidikan penting meningkatkan pengawasan dan mendeteksi prilaku guru yang menyimpang.

“Dengan banyaknya kasus yang sama di tanah air, harusnya itu menjadi tanda awas yang kemudian perlu meningkatkan pegawasn bukan hanya kepada siswa dan terkait belajar mengajar. Namun perilaku guru juga perlu di awasi,” terang Alumni Fisip Unsrat ini.

Secara terpisah Kepala Dinas Pendidikan Bolmong Renti Mokoginta saat di minta tanggapannya mengatakan kalau saat ini pihaknya sudah menurunkan himbauan kepada para Kepala Sekolah untuk memperketat pengawasan terhadap setiap bawahannya terutama guru-guru kelas.

“Memang cukup sulit mendeteksi Guru yang memiliki kelainan yang berpotensi melakukan kejahatan sesksual, namun dengan memperketat pengawasan termasuk terus memantau aktivitas guru kelas diruanganya,” singkat Renty.

Renti juga menambahkan kalau LM alias Lexi selaku terduga pelaku pencabulan siswi SD N 2 Mongkoinit tidak menutup kemungkinan akan mengalami pemecatan.

“Jika diambil contoh yang terjadi di daerah-daerah yang lain, rata-rata pelakunya di hukum penjara dan kemudian diberhentikan secara tidak hormat (dipecat),” pungkas Renti.

 

Adri Paputungan

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here