Tiga Siswi di Bitung Diamankan Polisi

0
81
Tiga orang diduga pelaku penganiayaan dan satu orang perekam video.(ist)

SULUTIMES, Bitung – Tim Resmob Polres Bitung meringkus tiga pelaku kekerasan secara bersama- sama yang terjadi di depan salah satu cafe di Kelurahan Pakadoodan Kota Bitung.

Penangkapan tersebut berdasarkan laporan Polisi Nomor : LP/214/III/2020/Res-Btg, tanggal 13 Maret Januari 2020 dan Surat Perintah Tugas Penangkapan Nomor : SP.KAP/ /III/Reskrim/Res-Btg, tanggal 16 Maret 2020.

Kasat Reskrim Polres Bitung, AKP Taufiq Arifin SHut SIK mengatakan, ketiga pelaku ditangkap di rumahnya masing- masing, Senin (16/03/2020).

“NC (13) ditangkap di Kelurahan Kadoodan Kecamatan Maesa, KM (13) ditangkap di Kelurahan Bitung barat Satu Kecamatan Maesa, TP (12) ditangkap di Kelurahan Kakenturan Satu Kecamatan Maesa,” beber Taufiq.

Selain ketiga pelaku, Polisi juga mengamankan satu orang siswi yakni SA (13) yang merekam kejadian penganiayaan.

Kejadian yang terjadi pada Jumat 13 Maret 2020, sekitar jam 12.30 wita mengakibatkan korban FM mengalami rasa sakit pada bagian tubuh belakang, dan pada bagian kepala, bahkan saat itu korban sempat terjatuh di atas aspal, akibat pukulan dan tendangan ketiga pelaku.

Kronologis kejadian berawal dari dalam sekolah bahwa pada hari Kamis 12 Maret 2020, sekitar 10.00 wita, pelaku NC melewati ruang kelas korban FM, tiba-tiba korban berkata kepada NC dengan kata “Lonte,” namun pelaku NC tidak menanggapinya, dan berjalan terus, dan kemudian NC bertemu dengan temannya KM dan memberitahukan perkataan yang dikatakan oleh korban tersebut kepadanya, selanjutnya pelaku NC dan KM bertemu dengan TP, dan saling bercerita, lalu ketiga perempuan tersebut langsung menemui korban FM dan menanyakan perkataan korban terhadap pelaku NC, saat bertemu ketiga pelaku bertanya dan cari tahu apa sebab sehingga korban berkata demikian, namun korban mengelak, bahwa bukan dirinya yang mengatakan seperti itu, melainkan temannya, lalu ketiga pelaku tersebut langsung meninggalkan korban.

Pada hari Kamis 12 Maret 2020, sekitar jam 19.00 wita pelaku NC melihat status korban FM di FB dengan kalimat “BESOK BAKU BUNUH DI SEKOLAH TORANG”. itupun sudah ramai di story whatsapp teman teman NC termasuk TP dan KM.

Keesokan harinya Jumat 13 Maret 2020, sekitar jam 12.00 wita korban FM menenumui NC, KM dan TP, persis di depan salah satu cafe, di situ mereka terlibat adu mulut, lalu pelaku NC, mendorong korban sambil kakinya memalang kedua kaki korban hingga korban terjatuh, namun korban sempat berdiri dan berlari, dan ketiganya mengejar korban, saat sudah diadapat, pelaku TP memukul korban pada bagian belakang, dan menendang pada bagian pinggang kanan, sehingga korban terdorong kebelakang, selanjutnya pelaku KM memukul korban pada bagian lengan kanan, kemudian kmbali lagi NC memukul korban pada bagian tubuh bagian belakang, namun ada seorang ibu yang melerai, namun pelaku NC sempat menarik kemeja korban hingga korban terjatuh, karena sudah banyak orang waktu itu, ketiganya meninggalkan korban langsung pulang kerumahnya masing-masing.

“Mereka diamankan dikarenakan melakukan tindak kekerasan terhadap orang sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 170 ayat 1 KUHP,” kata Taufiq.

Ronny/Qys

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here