Tumbelaka Laporkan Dua Pelaku Diduga Bongkar Bangunan Ruko di Tombatu

0
485
Tumbelaka Laporkan Dua Pelaku Diduga Bongkar Bangunan Ruko di Tombatu
Tumbelaka Laporkan Dua Pelaku Diduga Bongkar Bangunan Ruko di Tombatu./istimewa

SULUTIMES, Mitra – Tak terima bangunan rukonya rata tanah, lelaki Edwin FM Tumbelaka SH, Minggu (4/7/2021) akhirnya menempuh jalur hukum.

Menurut pengakuan pemilik (Tumbelaka,red) bangunan ruko tempat usaha yang dimilikinya berlokasi di Tombatu, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) diduga dirusak dan dibongkar oleh TG alias Tuce dan NG alias Noldi secara sepihak.

Atasnya, setelah memiliki bukti kuat berdasarkan data dan informasi, Edwin Tumbelaka bersama kuasa hukumnya Marvil Worotitjan SH MH telah melaporkan dua pelaku diduga pengrusakan dan pembongkaran bangunan tempat usahanya.

Diungkapkan Tumbelaka, fakta terjadinya perusakan dan selanjutnya pembongkaran rumah dan bangunan tempat usaha miliknya berawal pada bulan Februari 2021 lalu. Kala itu, garasi mobilnya diberikan penghalang pasir dan batu yang menyebabkan mobilnya tidak bisa masuk ke garasi.

Selanjutnya, 1 Maret 2021, terjadi tindakan pembongkaran pagar besi, pagar kayu, pagar seng dan kandang di lokasi tempat usaha miliknya. Tidak hanya itu, juga telah terjadi tindakan pembakaran material kayu (totara) untuk pagar, pembongkaran bak beton penampungan air dan penutupan akses terhadap tempat usaha counter handphone.

”Kemudian pada 31 Mei 2021, terjadi tindakan pembongkaran terhadap rumah bagian belakang. Lalu 10 Juni 2021 terjadi lagi tindakan pembongkaran terhadap keseluruhan bangunan baik bagian rumah maupun bagian tempat usaha counter handphone dengan menggunakan eskavator dan dua mobil dump truk untuk mengangkat puing bahan bangunan yang di bongkar. Besar dugaan tindakan ini dilakukan para pelaku bersama beberapa pekerja lain,” jelas Tumbelaka.

Marvil Worotitjan SH MH selaku Kuasa Hukum yang bernaung di kantor WM Lawfirm Kota Tomohon ketika dikonfirmasi membenarkan adanya kasus dan laporan pengrusakan bangunan tempat usaha kliennya.

Menurut Worotitjan saat ini pihaknya bersama klien telah melaporkan hal tersebut ke Polda Sulut tentang peristiwa tindak pidana perusakan yang diduga dilakukan oleh TG alias Tuce.

”Laporan Polisi Nomor LP/B/272/VI2021/SPKT/POLDA SULUT tanggal 4 Juni 2021. Ini dimaksud agar pihak berwajib dapat menghentikan tindakan diduga pembongkaran yaitu oknum-oknum tersebut di atas. Berdasarkan fakta-fakta di atas maka kami bermohon kepada Kapolda Sulut melalui unit terkait untuk dapat menindaklanjuti Laporan Pengaduan yang kami sampaikan serta memanggil para pihak untuk didengar keterangannya,” harapnya.

Red/*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here