Dirut RS Kandou Ungkap Jurnalis Penyintas Komunitas Pertama di Sulut Donor Plasma Konvalesen

0
180
Dirut RS Kandou Ungkap Jurnalis Penyintas Komunitas Pertama di Sulut Donor Plasma Konvalesen
Dirut RSUP Prof Kandou Manado, Dr dr Jimmy Panelewen SpB-KBD./sulutimes

SULUTIMES, Sulut – Sampai saat ini masih banyak masyarakat belum mengetahui secara detail sebutan Donor Plasma Konvalesen.

“Iya kami akui masih terasa asing bagi masyarakat di Sulut sebutan cara kerja atau manfaat dari Donor Plasma Konvalesen,” aku Direktur Utama Rumah Sakit Umum Pusat (Dirut RSUP) Prof RD Kandou Manado, Dr dr Jimmy Panelewen SpB-KBD saat bincang-bincang bersama komunitas yang menamakan diri, Jurnalis Penyintas Covid-19 di Sulut, di ruang kerjanya, Selasa (24/8/2021).

Lebih jauh dijelaskan Palenewen, Donor Plasma Konvalesen merupakan salah satu metode imunisasi pasif, yang dilakukan oleh seorang penyintas atau seorang yang telah sembuh dari COVID-19 dengan memberikan plasma darahnya kepada pasien COVID-19 yang sedang dirawat.

“Antibodi itu ada didalam plasma, permasalahannya pada pasien Covid-19 yang pertama kali kena belum ada antibodi (COVID-19), nah konsep dari plasma konvalesen adalah mengambil antibodi pada orang yang sudah pernah terpapar COVID-19, yang sudah punya antibodi (COVID-19) diberikan (donor) kepada orang atau penderita COVID-19 (diharapkan) si penderita itu akan memiliki antibodi,” jelas Panelewen.

“Donor plasma konvalesen bertujuan sebagai terapi tambahan COVID-19 dengan mengajak orang yang telah sembuh dari COVID-19 untuk menjadi pendonor plasma,” terangnya.

Dirut RS Kandou Ungkap Jurnalis Penyintas Komunitas Pertama di Sulut Donor Plasma Konvalesen
Bincang-bincang Jurnalis Penyintas di Sulut bersama Dirut RSUP Prof Kandou, Dr dr Jimmy Panelewen SpB-KBD./sulutimes

Tentunya kami sangat mengapresiasi komunitas jurnalis penyintas yang siap berdonor plasma konvalesen. Ini merupakan komunitas pertama di Sulut. ungkap Panelewen.

“Yang terpenting adalah niat baik mendonorkan plasma konvalesen-nya. Siapapun alamat yang dituju dari plasma yang didonorkan, pasti akan sangat bermanfaat. Apalagi kalau sudah bicara hidup dan mati seseorang, saya harap semakin banyak yang mendonorkan plasma konvalesen,” ungkap Dirut RSUP Prof Kandou Manado Dr Jimmy Panelewen.

Sementara itu, Ketua Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) Pengcab Manado Taufik Tumbelaka yang menjadi fasilitator Donor Plasma Konvalesen Jurnalis Penyintas mengatakan saat ini telah sudah ada tiga jurnalis penyintas yang mendonorkan plasma konvalesen nya.

“Yang pertama Janni Kasenda disusul hari ini Fadly Fitriansyah jurnalis TVRI dan Dimas Koesna yang keseharian meliput berita di Kota Manado,” ucap Tumbelaka saat mendampingi kedua pendonor ini di ruang transfusi darah RSUP Prof Kandou Manado.

“Langkah ini patut menjadi dicontoh sebagai bentuk kepedulian nyata untuk membantu pasien COVID ’19. Mereka mengambil langkah konkrit, We Care We Share,” ujar Tumbelaka, alumni UGM dari Departemen Politik & Pemerintahan Fisipol.

Jakas

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here