Akhiri Masa Jabatan Rektor, Runtuwene Tinggalkan Jejak UNIMA TOP

0
349
Runtuwene Tinggalkan Jejak UNIMA TOP
Rektor Unima Prof Dr Julyeta Paulina Amelia Runtuwene MS./istimewa

SULUTIMES, Pendidikan – Empat tahun lalu, tepatnya 2 September 2016 Prof Dr Julyeta Paulina Amelia Runtuwene MS (JPAR) dilantik menjadi Rektor Universitas Negeri Manado (Unima).

Dengan komitmen kuat, berbagai terobosan diluncurkan rektor perempuan pertama Unima ini untuk peningkatan pelayanan akademik.

Teranyar, terobosan budaya kerja yang dibangun dengan nama UNIMA TOP (Team work-Organization effectiveness-Performance oriented) tim kerja yg kuat – efektivitas organisasi – Orientasi pada Kinerja.

Kini, Prof Paula sapaan akrabnya di hari ini Rabu 2 September 2020 segera menanggalkan predikat sebagai orang nomor satu di jajaran kampus biru istilah kampus Unima.

Isteri Walikota Manado GS Vicky Lumentut ini pun bersyukur dan berterima kasih kepada Tuhan atas perkenaan-Nya diberikan kesempatan menjabat dan mengakhiri jabatannya di kampus yang banyak menciptakan tenaga pengajar (guru) dengan segala baik.

Runtuwene Tinggalkan Jejak UNIMA TOP
Rektor Universitas Negeri Manado (Unima)./istimewa

“Segala Pujian Syukur dan Hormat hanya kepadaNya, untuk hikmat, kemampuan, kekuatan, yang diberikan membangun kampus UNIMA tercinta, meletakkan dasar yg kuat bagi tata kelola yg lebih baik, regulasi serta aturan mendasar yg pertama kali dibuat, pemanfaatan Teknologi informasi dan peningkatan pelayanan Akademik, terobosan dalam Kinerja Riset dan Inovasi … , itu sangat mendasar ..itu Sudah … !
Budaya Kerja yg dibangun ; UNIMA TOP ( Team work-Organization effectiveness-Performance oriented ) tim kerja yg kuat – efektivitas organisasi – Orientasi pada Kinerja … mesti berlanjut .. bahkan harus meningkat! .. menuju Universitas yang Maju yang mampu menjawab tantangan transformasi digital saat ini … UNIMA Kamu Pasti Bisa ….,” ungkap Perempuan kelahiran 9 Juli 1964 ini melalui jejaring sosmed.

Sementara itu, Ketua Media Center Unima Dr Viktory Rotty mewakili akademisi dan mahasiswa Unima mengatakan, Unima patut berterima kasih pada Rektor JPAR.

“Unima sedih karena harus ditinggal salah satu kader terbaiknya,” aku mantan komisioner KPU Bitung ini seraya menyampaikan pesan yang terbaik terus disertai oleh Tuhan langkah yang ditempuh Prof Paula.

“Selamat berkarya ditempat yang lain, Prof,” kuncinya.

 

Jakas

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here