PKM Unsrat Bahas Program BUMDes bersama Pemdes Kawiley

0
50
PKM Unsrat Bahas Program BUMDes bersama Pemdes Kawiley
Dr Herman Karamoy SE MSi Ak dan Victorina Tirayoh SE MM Ak./istimewa

SULUTIMES, Pendidikan – Setiap desa memiliki potensi yang beragam. Mengetahui potensi ekonomi desa menjadi sangat penting saat ini, karena merupakan salah satu langkah awal dalam upaya meningkatkan kualitas ekonomi di seluruh pelosok negeri.

Sekitar kurang lebih sepuluh tahun terakhir, pemerintah telah gencar menggenjot ekonomi daerah. Caranya melalui beberapa program yang ditujukan ke desa-desa. Tujuannya adalah untuk pemerataan pembangunan dan ekonomi, sebagai wujud dari nilai yang terkandung dalam Undang-Undang Dasar 1945. Ada banyak sekali potensi daerah yang dapat digali. Salah satunya adalah dengan program BUMDes.

Sejak tahun 2014, tepatnya setelah Undang-Undang tentang Desa diterbitkan, pemerintah mulai mendorong pemerintahan desa untuk dapat mengelola dana anggaran untuk desa secara mandiri. Tentu, dengan melingkupi beberapa aspek dan program ekonomi unggulan. Tujuannya adalah untuk penyerapan anggaran desa yang lebih berdaya guna.

Penjelasan tersebut disampaikan Dr Herman Karamoy SE MSi Ak saat menggelar penyuluhan atau ceramah bersama jajaran pemerintah desa Kawiley Kabupaten Minahasa Utara belum lama ini dalam giat Program Kemitraan Masyarakat (PKM).

“BUMDes adalah badan usaha yang seluruh atau sebagian besar modalnya dimiliki desa melalui penyertaan modal langsung yang berasal dari kekayaan desa. Lembaga ini merupakan salah satu cara yang dilakukan sebagai kekuatan yang akan bisa mendorong terciptanya peningkatan kesejahteraan dengan cara menciptakan produktivitas ekonomi bagi desa dengan berdasar pada ragam potensi yang dimiliki desa,” ujar Karamoy Ketua tim penyuluhan yang juga tenaga pengajar (dosen) jurusan akutansi ini didampingi Victorina Tirayoh SE MM Ak.

PKM Unsrat Bahas Program BUMDes bersama Pemdes Kawiley
PKM Unsrat Bahas Program BUMDes bersama Pemdes Kawiley./istimewa

“Desa Kawiley memiliki banyak potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia yang dapat dikelola untuk mendatangkan kesejahteraan masyarakat. Secara geografis, Desa Kawiley berada pada jalur KABIMA (Kawasan Bitung Manado) yang merupakan jalur potensial dalam pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus, dan Desa ini memiliki 2 Jalan besar yaitu Worang by pass dan Jalur Minawerot,” terang mantan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unsrat ini.

Pada kesempatan itu pula, CEO Rumah Sakit Siloam Manado ini memberikan beberapa materi ceramah seperti;
1. Aturan, maksud dan tujuan pembentukan BUMDes,
2. Contoh Usaha-usaha kreatif BUMDes yang pernah ada dan dilakukan oleh pengurus BUMDes lainnya di Indonesia
3. Identifikasi potensi desa Kawiley dan peluang pengembangan usaha BUMDes Kawiley Indah
4. Manajemen usaha BUMDes dalam hal produksi, keuangan, pemasaran, dan sumber daya manusia.

Sementara itu, Hukum tua Desa Kawiley Dr Joice Luntungan BSSc MSi dan di dukung ketua BUMDes Jemy Tuwaidan bersyukur peserta yang hadir bisa menerima masukkan dan saran yang baru saja dipaparkan. Di mana, diskusi dan tanya jawab mengalir dengan baik dan lancar pada saat kegiatan ceramah maupun praktek. Terlihat para peserta begitu bersemangat menceritakan potensi-potensi yang ada di Desa Kawiley.

“Berbagai motivasi juga diberikan oleh pemateri sehingga boleh tercetus satu ide dari peserta untuk mengembangkan usaha BUMDes Kawiley Indah dari hanya satu usaha yaitu simpan pinjam, dengan jenis usaha lainnya yaitu bisnis kuliner dengan produk unggulan kacang gula merah dan halua kenari,” tutur Luntungan.

Jakas

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here