Gernas 1000 Startup Digital Sentuh Unsrat

0
16
Gernas 1000 Startup Digital Sentuh Unsrat
Gernas 1000 Startup Digital Sentuh Unsrat./sulutimes

SULUTIMES, Sulut – Roadshow Gerakan Nasional (Gernas) 1000 Startup Digital Regional Manado kini sampai pada tahap yang terakhir, dan menggandeng salah satu kampus terbesar di Sulawesi Utara, yakni Universitas Sam Ratulangi (Unsrat).

Digelar secara hybrid melalui Aula Gedung Mapalus Kantor Gubernur, Selasa (20/9/2021), roadshow dibuka secara resmi oleh Rektor Unsrat Prof Dr Ellen Kumaat MSc DEA yang diwakili oleh Dosen Fakultas Teknik Unsrat Prof Dr Ir Fabian Manoppo MAgr.

Dihadiri oleh sejumlah tokoh penting serta civitas akademika Unsrat bahkan masyarakat Sulut, roadshow ini disambut oleh Gubernur Sulut Olly Dondokambey yang diwakili oleh Kepada Dinas Kominfo Sulut Christiano Talumepa SH MSi.

“Saya presiasi bagi Universitas Sam Ratulangi atas keterbukaan mendukung program pemerintah memajukan ekonomi Indonesia melalui startup digital,” ujar Talumepa.

Senada dengan itu, Muhammad Faisal, Sub Koordinator Pengembangan dan Kerja Sama Startup Digital juga menyampaikan kebanggaannya karena UNSRAT mendorong mahasiswa untuk berpartisipasi aktif dalam gerakan nasional 1000 startup digital.

Brian Gamaliel, District Manager LinkAja yang menjadi keynote speaker dalam acara ini mengajak mahasiswa bahkan seluruh peserta untuk bisa jeli melihat perputaran ekonomi di Indonesia bahkan secara global, dan menemukan peluang untuk membangun bisnis digital di era revolusi 4.0.

Empat orang narasumber luar biasa turut memberikan wawasan bagi para peserta melalui materi yang dipaparkan, diantaranya Stenly Wullur SPi MSc PhD, koordinator pusat inovasi dan HKI Aldo Sompie ST MT, Deputi Bidang Kemahasiswaan Unsrat Eko Nasaru founder blod.id, hingga Lady Giroth VP Satu tampa sekaligus Regional Officer Manado.

Menurut Stenly, ada 7 aspek kunci dalam berinovasi, yakni teknologi, resiko, mitra, pasar, organisasi, investasi hingga manufaktur. Hal juga diperkuat oleh Giroth, bahwa startup berfokus pada inovasi, kolaborasi dan impact yang bisa diberikan. Disamping itu, Aldo Sompie yang menjelaskan tentang apa saja yang menjadi tantangan bagi universitas untuk mendirikan startup diera ini. Pada kesempatan yang sama, founder Blod.id mengingatkan peserta bahwa tidak ada bisnis yang bisa selalu berjalan mulus. “Yang menjadi pembeda adalah, ada pebisnis yang menyerah saat mendapat tantangan, dan ada yang justru melihat peluang di balik tantangan” tuturnya.

Sesi diskusi yang dipandu oleh Sekretaris LP3 Unsrat Dr Stanly OB Lombogia SPt MSi dan ditutup dengan closing statement dari Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulut Billy Lombok SH. “Masyarakat Sulawesi Utara bahkan civitas akademika UNSRAT harus bahu-membahu mendukung kegiatan nasional 1000 startup digital, agar bisa terlaksana dengan baik demi terciptanya ekonomi digital yang akan sangat berdampak pada kesejahteraan masyarakat,” ujar Lombok.

Leyne Sagay, Regional Officer Manado yang menjadi MC pada acara ini, menutup Roadshow Gerakan Nasional 1000 Startup Digital UNSRAT dengan dorongan semangat bagi calon-calon founder startup Sulawesi Utara, “mari berkolaborasi, dengan 1000 mimpi, 1000 karya, demi 1 Indonesia Raya. Saatnya rintis solusi digital, karena Indonesia maju mulai dari kamu,” pungkas Sagay.

Jakas/tim

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here