Disdik Bolmong Gelar Raker Bersama Kepsek SD dan SMP Untuk Peningkatan Mutu Pendidikan

0
5
Rakor Diknas Bolmong bersama Guru SD dan SMP di pimpin langsung Kadis Dra Farida Mooduto MM

 

SULUTIMES, Bolmong – Dinas Pendidikan Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) menggelar Rapat Kerja (Raker) seluruh Kepala Sekolah (Kepsek) SD dan SMP dalam rangka meningkatkan kualitas mutu pendidikan di wilayahnya. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh Kepsek SD dan SMP se-Kabupaten Bolmong, Rabu (03/04/2024)

Kepala Dinas Pendidikan Bolmong Hj Farida Mooduto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa, raker yang dilaksanakan bertujuan untuk menyamakan persepsi dan langkah strategis dalam mewujudkan visi dan misi dinas pendidikan bolmong.
“Melalui raker ini, saya berharap kita dapat bersinergi dan berkolaborasi untuk meningkatkan kualitas mutu pendidikan di kabupaten bolmong. Kita harus bekerja keras dan cerdas untuk mewujudkan generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing,” ujar Hj Farida Mooduto.

Dalam Raker ini, dibahas berbagai agenda penting terkait dengan peningkatan mutu pendidikan di Bolmong. Berikut beberapa upaya yang dilakukan untuk meningkatkan mutu pendidikan:

Peningkatan kualitas guru dan tenaga kependidikan. Seperti pelatihan dan pembinaan guru. Dinas Pendidikan Bolmong secara rutin dapat mengadakan pelatihan dan pembinaan guru untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme mereka. Pelatihan ini meliputi berbagai bidang, seperti pedagogi, mata pelajaran, teknologi informasi dan komunikasi, dan lain sebagainya.

Kadis Pendidikan Farida Mooduto bersama peserta Rakor

Sertifikasi Guru. Para guru dapat didorong untuk mengikuti sertifikasi guru. Sertifikasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa guru memiliki kualifikasi dan kompetensi yang sesuai dengan standar nasional.

Pendistribusian guru yang merata. Dinas Pendidikan Bolmong berusaha mendistribusikan guru secara merata ke seluruh sekolah di wilayahnya. Hal ini dilakukan agar semua siswa memiliki akses yang sama terhadap pendidikan yang berkualitas.

Peningkatan kesejahteraan guru. Hal ini dilakukan dengan memberikan tunjangan, gaji yang layak, dan jaminan kesehatan.

Ada juga peningkatan sarana dan prasarana Pendidikan. Diantaranya pembangunan dan rehabilitasi Sekolah. Membangun dan merehabilitasi sekolah-sekolah yang rusak atau tidak layak pakai. Hal ini dilakukan agar siswa dapat belajar di lingkungan yang nyaman dan aman.

Selanjutnya pengadaan peralatan dan media pembelajaran. Diaplikasikan dengan menyediakan berbagai peralatan dan media pembelajaran yang modern dan inovatif, agar siswa dapat belajar dengan lebih efektif dan menyenangkan.

Pengembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) di Sekolah. Tujuan mengembangkan TIK di sekolah-sekolah untuk mendukung proses belajar mengajar dengan menyediakan akses internet, komputer, dan perangkat elektronik lainnya.

Ada juga peningkatan mutu kurikulum dan pembelajaran. Seperti implementasi kurikulum merdeka. Yaitu mulai menerapkan kurikulum merdeka di sekolah-sekolah. Kurikulum ini memberikan keleluasaan kepada sekolah dan guru untuk mengembangkan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan dan minat siswa.

Penilaian belajar yang berbasis karakter. Menerapkan penilaian belajar yang berbasis karakter agar siswa tidak hanya dinilai dari segi akademik, tetapi juga dari segi karakter dan budi pekerti.

Pengembangan keterampilan hidup (Life skills). Program keterampilan hidup (life skills) di sekolah-sekolah dilakukan agar siswa dapat memiliki keterampilan yang dibutuhkan untuk menghadapi dunia kerja dan kehidupan bermasyarakat.

Ada pula peningkatan kerjasama dengan orang tua dan masyarakat. Ini dapat dilakukan dengan pembentukan komite sekolah. Mendorong pembentukan komite sekolah di setiap sekolah. Komite sekolah ini bertugas untuk membantu sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan.

Pelaksanaan program orang tua asuh. Bertujuan untuk membantu siswa yang kurang mampu agar dapat tetap bersekolah. Sosialisasi pentingnya pendidikan kepada masyarakat agar lebih sadar dan mendukung upaya peningkatan mutu pendidikan.

Upaya-upaya di atas diharapkan dapat meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Bolaang Mongondow secara berkelanjutan. Namun, perlu diingat bahwa meningkatkan mutu pendidikan memerlukan kerjasama dan komitmen dari semua pihak, baik pemerintah, sekolah, guru, orang tua, maupun masyarakat. (ADRI)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini