Your Ads

Monday, Feb 18, 2019
HomeActual & ValidPolitik & PemerintahanWagub Kandouw: PNS Jangan Hidup Bergaya Hedonisme

Wagub Kandouw: PNS Jangan Hidup Bergaya Hedonisme

Wagub Sulut Steven Kandouw bersama Pejabat Fungsional Tertentu Pemprov Sulut yang baru dilantik.(ist)

SULUTIMES, Sulut – Tiga hal penting disampaikan Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw saat melantik Pejabat Fungsional Tertentu dilingkungan Pemerintah Daerah Sulawesi Utara, di Ruang CJ Rantung Kantor Gubernur, Kamis (7/2/2019).

“Atas nama Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE, saya melantik Pejabat Fungsional Tertentu dilingkungan Pemerintah Daerah Sulawesi Utara. Untuk itu, saya tekankan tiga (3) hal penting terkait kinerja, yakni Dedikasi dan Loyalitas, Integritas, serta Prestasi,” tegas Wagub Kandouw pada acara Pengambilan Sumpah/Janji Jabatan Pejabat Fungsional Tertentu diihadapan 287 pejabat fungsional yang diambil sumpah tersebut.

“Anda dilantik sebagai PNS di Pemprov, bukan dilingkungan perusahaan keluarga anda. Olehnya, loyalitas sudah jelas dan harus tegak lurus atasnya jelas hirarki koordinasi harus jalan bagi ASN dan THL bekerja secara maksimal serta selalu berkoordinas dan loyal terhadap atasan,” tambah Kandouw.

Lanjut Kandouw yang kedua Integritas, tahun lalu ada sekitar seratus lebih ASN yang bermasalah dengan hukum.

“Tahun ini saya tidak mau lihat dan dengar ASN bermasalah dengan hukum kalau bermasalah akan berhadapan langsung dengan Aparat Penegak Hukum,” tutur Wagub Kandouw.

Lebih lanjut Kandouw mengatakan ketiga adalah prestasi, semua harus berprestasi tupoksi sudah jelas bapak Gubernur ingin supaya ada parameter yang jelas tupoksi masing- masing semua harus empiris atau bisa dinilai dan harus merit system sudah tidak jaman “ilmu tape”.

“Sudah tak zaman lagi istilah Tape. Tape teman, tape saudara, tape keluarga. Jangan mentang-mentang punya keluarga atau kenal kepala SKPD sehingga kinerja tak maksimal, semua harus berprestasi,” ujar Kandouw.

Dirinya berharap agar semua PNS dan THL meningkatkan prestasi. Sebab, dalam penilaian kinerja, Pemprov Sulut menggunakan sistem Reward dan Punishment.

“Yang berprestasi akan diberikan reward atau penghargaan. Sedangkan yang tidak, akan dievaluasi kinerjanya,” ungkap Kandouw.

Menurut Wagub Kandouw Fenomena di ASN Pemprov 40 persen kontraktor, bukan kontraktor proyek tapi tiap tahun pindah kontrak rumah, oleh sebab itu saya ingatkan untuk mengatur road map keuangan.

“PNS harus berpikir jangka panjang untuk hidup, jangan hidup bergaya hedonisme atau hidup boros lebih baik tidak ada mobil dari pada tidak ada rumah,” harap Wagub Kandouw.

Untuk itu kerja dengan baik selalu andalkan Tuhan, harus ada sense of belonging terhadap pekerjaan agar outtput dan oucome jelas, harus punya dedikasi dan loyalitas integritas serta prestasi untuk memberikan yang terbaik bagi semua orang,” tutup Kandouw.

Sementara itu, Kepala BKD Sulut, Femmy Suluh menuturkan bahwa, pengambilan sumpah bagi tenaga fungsional seperti ini akan dilakukan tiap beberapa bulan

“Tiap beberapa bulan akan ada lagi. Kalau tadi yang paling banyak guru, perawat, auditor dan tenaga fungsional lainnya,” singkatnya.

 

*/Jakas

Comments

comments

Dihadapan Mitra Pari
Sekprov Silangen Sid

viktory.rotty@yahoo.com

Rate This Article:
NO COMMENTS

LEAVE A COMMENT

Pin It on Pinterest

Share This