Gubernur OD: ASN Harus Selalu Introspeksi

0
16
Paparan Gubernur Sulut Olly Dondokambey pada Apel Kerja Bulan Maret 2019.(ist)

SULUTIMES, Sulut – Pelaksanaan apel kerja sangat penting sebagai komunikasi efektif bagi seluruh aparatur negara dalam meningkatkan etos kerja.

Ungkapan ini disampaikan Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE saat memimpin Apel Kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Sulut yang digelar di Auditorium Mapalus, Senin (3/3/2019).

“Apel kerja bulanan ini merupakan wahana konsolidasi dan komunikasi efektif untuk menyatukan tekad dalam membangun daerah dan bangsa sekaligus menandai kesiapan kita untuk melaksanakan tugas, karya dan pengabdian terbaik,” kata Gubernur OD mengawali sambutannya.

Lanjut Olly, fungsi koordinasi dalam menjalankan tugas juga harus diperkuat seluruh ASN serta tunduk terhadap segala bentuk aturan yang mengikat terkait ruang lingkup pelaksanaan tugas.

“Tanggung jawab sudah diberikan. Harus selalu introspeksi atas setiap yang sudah saudara lakukan. Ini adalah evaluasi kerja supaya ke depan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ungkap Olly.

Disamping itu, Olly mengingatkan seluruh ASN untuk mengoptimalkan penyerapan anggaran dan realisasi program serta kegiatan di triwulan pertama Tahun Anggaran 2019 ini.

“Lihat benar benar apa yang harus dikerjakan sehingga pemanfaatan anggaran dapat berlangsung dengan baik,” beber Olly.

Lebih jauh, Olly mengapresiasi jajaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulut yang telah melakukan sosialisasi pelaksanaan Pemilu 17 April 2019 ke seluruh peserta apel kerja.

Karenanya Olly mengimbau semua peserta apel untuk mensukseskan pelaksanaan Pemilu yang bakal memilih Presiden, Wakil Presiden, anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota.

Sebelumnya, Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulut Salman Saelangi melakukan sosialisasi Pemilu 17 April 2019 ke seluruh peserta apel kerja.

Dalam pemaparannya, Saelangi menerangkan, dalam Pemilu 2019 terdapat lima surat suara. Masing-masing surat suara akan diwakili warna berbeda. Hal ini dilakukan agar memudahkan para pemilih membedakan surat suara yang satu dengan lainnya.

Lima warna tersebut yakni kuning untuk DPR, biru untuk DPRD provinsi, hijau untuk DPRD kabupaten/Kota, merah untuk DPD, dan abu-abu untuk presiden-wakil presiden.

Tambah Saelangi, pemilihan warna ini berdasarkan Keputusan KPU Nomor 1944/PL.02-Kpt/01/KPU/XII/2018, tentang desain surat suara dan desain alat bantu coblos (template) bagi pemilih tunanetra pada Pemilu 2019.

Untuk diketahui, kegiatan tersebut dirangkaikan dengan Penyerahan SK Kenaikan Pangkat 1 April 2019 dan penghargaan kepada Tim Pemprov Sulut Hebat yang menjadi juara ketiga kategori eksekutif Senior Cup Invitasi Bola Basket Eksekutif dan Veteran 35+.

Apel kerja turut dihadiri Wakil Gubernur Drs. Steven OE Kandouw Sekdaprov Edwin Silangen SE MS dan para pejabat Pemprov Sulut.

 

*/Jakas

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here