Selang 4 Tahun, Ini Kucuran Rupiah Dandes Mengalir di Sulut

0
19
Tenaga Pendamping Desa bersama Wagub Sulut Steven Kandouw dan Kadis Pemdesda Sulut Royke Mewoh.(ist)

SULUTIMES, Sulut – Selang empat tahun belakangan ini, program Dana Desa (Dandes) yang tercurah di Sulut dan telah bermanfaat bagi seluruh Desa di Bumi Nyiur Melambay terbilang fantastis.

Pasalnya, dampak dari kucuran Dandes oleh program Presiden Joko Widodo terbilang mumpuni dan telah dirasakan pemanfaatannya oleh seluruh desa di Sulut.

Realisasi kucuran dandes tersebut diungkapkan secara terang-terangan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Daerah Provinsi Sulut Royke Mewoh saat menyampaikannya pada Sosialisasi Permendes PDTT nomor 16 tahun 2018 tentang prioritas pembangunan dana desa dan kebijakan pemerintah daerah dalam pelaksanaan dana desa dan evaluasi pendamping P3MD dan PD Provinsi Sulut serta penyerahan BPJS Ketenagaankerjaan kepada tenaga pendamping profesional bertempat di ruang Mapalus Kantor Gubernur Sulut, Selasa (5/3/2019).

“Program Dana Desa oleh Bapak Presiden Jokowi Widodo untuk Sulawesi Utara sejak tahun 2015 sampai dengan 2019 mendapat anggaran sebesar, untuk tahun 2015 sebesar Rp. 402.546.360.000 di bagi 1.505 Desa, tahun 2016 sebesar Rp.911.498.499.000 dibagi 1.505 Desa, tahun 2017 sebesar Rp. 1.161.358.872.000 dibagi 1.506 Desa, tahun 2018 Rp.1.065.862.820.000 dibagi 1.506 Desa, dan untuk tahun 2019 sebesar Rp 1.210.560.814.000 dibagi 1.507 Desa,” terang Mewoh.

Lanjut Mewoh, sedangkan hasil yang diperoleh melalui Dana Desa yang dikolaborasikan dengan program OD SK Jalan Desa sejak tahun 2015 sampai dengan 2018 sepanjang 300 kilometer, Pasar Desa 37 unit, Jembatan 4.572 buah, Bumdes 599 unit, Air Bersih 1.200 unit, MCK, 4.063 unit, Polindes 51 unit, Tambatan Perahu 77 unit, Embung Desa 10 unit, Irigasi 74 unit, Fasilitas Olahraga 58 unit, Drainase 1.275.478 meter, Paud 377 unit, Posyandu 160 unit, Sumur 938 unit.

“Dan untuk tahun 2015, Desa sangat tertinggal 84 Desa, Tertinggal 852 Desa, Berkembang 554 Desa dan Maju 15 Desa sampai Tahun 2018 Desa sangat tertinggal 66 Desa, Tertinggal 640 Desa, Berkembang 734 Desa dan Maju 66 Desa,” ungkap Mewoh.

Sebelumnya, Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw yang membuka kegiatan sosialisasi ini menerangkan kepada tenaga pendamping desa se Sulut untuk mengawal pemanfaatan dana desa (Dandes) dengan baik sesuai aturan dan mekanisme yang ada.

“Tenaga pendamping desa harus menjadi pelopor sekaligus motor penggerak pembangunan di desa. Pendamping desa harus mampu menjadi agen perubahan di setiap desanya,” ujar Steven Kandouw.

Turut hadir Pihak BPJS Ketenagakerjaan, Tenaga Pendamping Desa Se Sulut.

 

*/Jakas

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here