4 Tahun Kepemimpinan ODSK, Begini Capaian BPBD Sulut

0
17
Gubernur Sulut Olly Dondokambey turun langsung melihat kondisi lokasi banjir didampingi Kepala BPBD Provinsi Sulut di Kelurahan Mahawu Kota Manado waktu lalu.(foto:istimewa)

SULUTIMES, Sulut – Hingga titik empat tahun kepemimpinan pasangan Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE dan Wakil Gubernur Sulut Drs Steven Kandouw berbagai inovasi lahir yang diikuti pula dengan raihan prestasi.

Hal ini tentu merunut dari visi misi yang dituangkan oleh pasangan yang terkenal dengan sebutan OD-SK sejak duet ini memulai tampuk pimpinan eksekutif di sulut (12 Februari 2016 – 12 Februari 2020), terus teralisasi.

Visi :

“Terwujudnya Sulawesi Utara Berdikari dlm Ekonomi, Berdaulat dlm Pemerintahan dan Politik, serta Berkepribadian dalam Budaya”

Misi :

  1. Mewujudkan kemandirian ekonomi dengan memperkuat sektor pertanian dan sumberdaya kemaritiman sbg penjabaran provinsi kepulauan, serta mendorong sektor industri dan jasa.
  2. Memantapkan pembangunan sumber daya manusia yang berkepribadian dan berdaya saing.
  3. Mewujudkan Sulut sebagai destinasi investasi dan pariwisata yang berdaya saing.
  4. Mewujudkan pemerataan kesejahteraan masyarakat yang tinggi maju dan mandiri.
  5. Memantapkan pembangunan infrastruktur berlandaskan prinsip pembangunan berkelanjutan.
  6. Mewujudkan Sulut sebagai pintu gerbang Indonesia di kawasan timur.
  7. Mewujudkan Sulut yang berkepribadian melalui tata kelola pemerintahan yang baik.

Sementara itu, implementasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulut menjabarkan visi misi OD-SK di atas dalam program kerja dengan capaian-capaian selama 4 tahun (2016 – 2020) berupa;

– Peningkatan Kapasitas Masyarakat dalam Penanggulangan Bencana yaitu berupa kegiatan Simulasi di daerah Rawan Bencana di 15 kabupaten/kota, terutama di daerah yang menjadi destinasi Pariwisata seperti di Desa Jiko Kecamatan Nuangan Kabupaten Boltim dan di Kelurahan Urongo, Kabupaten Minahasa.

– Penerapan Sekolah Aman Bencana pada tingkat Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas/Kejuruan dan Apel Kesiapsiagaan Seluruh Unsur (Pemerintah, Masyarakat dan Dunia Usaha) dalam rangka Penanggulangan Bencana Terpadu.

Data Kejadian Bencana di Provinsi Sulawesi Utara Periode 2016 – 2019;

2016; Banjir 7, Tanah Longsor 5, Puting Beliung 2, Letusan Gunung Api 2, total kejadian 16.

2017; Banjir 18, Tanah Longsor 5, Gelombang Pasang 3, Letusan Gunung Api 12, total kejadian 38

2018; Banjir 10, Tanah Longsor 7, Puting Beliung 4, Letusan Gunung Api 2, total kejadian 23.

2019; Banjir 3, Tanah Longsor 2, Puting Beliung 1, Letusan Gunung Api 1, total kejadian 7.

BPBD Sulut juga melakukan Penanganan Darurat secara cepat dan terpadu pada saat terjadi bencana di beberapa kabupaten/kota.

Tim TRC BPBD pun bersama stakeholder melakukan Pencarian, Penyelamatan dan Evakuasi Korban Bencana dan melakukan Kaji cepat Bencana.

BPBD bersama stakeholder mendirikan posko Tanggap Darurat, mendistribusikan logistik ke tempat pengungsian.

Selain itu, BPBD Prov. Sulut memberikan perlindungan kepada kelompok rentan dan melakukan pemulihan sarana prasarana vital.

Rehabilitasi dan Rekonstruksi di daerah Pasca Bencana yaitu kegiatan:

– Relokasi Bencana Banjir Bandang Manado berupa Pematangan Lahan dan Pembuatan Jalan, Talud serta Selokan di Pandu.

– Rehabilitasi berupa Pembuatan Talud Jalan (Tondano – Kembes, Tomohon – Tanawangko), Pembuatan Talud Pengaman Pantai di Kapitu (Kab. Minahasa Selatan) dan di Malalayang; Pembuatan Talud Pengaman Sungai di Desa Sauk (Kab. Bolmong), Pemasangan Bronjong Sungai Maelang (Kab. Bolmong, Pembuatan Talud Pasangan Batu Pengaman Jalan di Teling (Kec. Wanea), Kel. Talikuran (Kawangkoan) dan Desa Sawangan.

Dalam upaya penanganan berbagai kejadian di daerah, maka Pemerintah Pusat memberikan Penghargaan seperti;

– Penghargaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Sulawesi Utara sebagai BPBD Terbaik II se-wilayah II Indonesia pada Tahun 2017.

– Penghargaan Badan Nasional Penaggulangan Bencana (BNPB) RI kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Sulawesi Utara untuk kategori Website terbaik se-Indonesia pada Tahun 2017.

– Penghargaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Sulawesi Utara sebagai BPBD Terbaik I se-wilayah I Indonesia pada Tahun 2018.

Terkait bencana Banjir dan Tanah Longsor di Manado pada 1 Februari 2019;

– TRC BPBD Sulut Melakukan Kaji cepat Bencana mengenai cakupan wilayah Terdampak, Masyarakat terdampak bencana dan kebutuhan logistik korban bencana

– TRC BPBD Sulut Mendistribusikan Bantuan Logistik Kepada Masyarakat terdampak Bencana

– TRC BPBD Sulut melakukan Pencarian, pertolongan dan evakuasi Korban bencana bersama-sama dengan instansi terkait

-TRC BPBD Mendirikan Posko

– BPBD Sulut Melakukan Rapat Koordinasi dengan semua Instansi terkait.

Sedangkan terkait Erupsi Gunung Karangetang di Kabupaten SITARO pada 5 Agustus 2019,

-TRC Melakukan Kaji Cepat Cepat Bencana

– TRC Melakukan Pendampingan Diposko Lapangan yang Bertempat di Kec. Siau Barat Utara

– TRC Mendistribusikan Logistik Untuk Korban Bencana.

Upaya dan kerja keras BPBD Provinsi Sulut menjadi bagian dari realisasi Visi dan Misi ODSK dalam memimpin Provinsi Sulawesi Utara hingga saat ini.

 

ADVETORIAL

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini