Yasin Limpo: Kementan dan Pemprov Terus Bersinergi Kembangkan Potensi Pertanian di Sulut

0
41
Kementan dan Pemprov Terus Bersinergi Kembangkan Potensi Pertanian di Sulut
Panen Jagung di Desa Tontalete, Kema, Kabupaten Minut, Senin (30/8/2020)./istimewa

SULUTIMES, Sulut – Saya sangat mengapresiasi besarnya potensi sektor pertanian yang ada di Sulut.

Hal ini disampaikan Menteri Pertanian (Mentan) RI Syahrul Yasin Limpo dalam agenda kerjanya di Sulut memanen jagung di Desa Tontalete, Kecamatan Kema, Kabupaten Minut, Minggu (30/8/2020) didampingi Sekdaprov Sulut Edwin Silangen.

“Jagung yang ada juga tumbuh subur, meski saat ini kemarau di Sulut. Tentunya Kementan akan terus bersinergi dalam mengembangkan potensi pertanian yang ada di Sulut,” kata Mentan yang dalam kesempatan ini pula menanam kedelai dan kelapa genjah di lokasi yang sama.

Lanjut Mentan Yasin Limpo, Kementerian Pertanian RI menerapkan berbagai upaya dalam meningkatkan produksi hingga mewujudkan swasembada kedelai, jagung dan komoditas perkebunan di Sulut untuk mendorong kebutuhan nasional.

Di antaranya dengan memberikan bantuan sarana produksi, alat pra panen dan pasca panen, serta mendorong para petani untuk menggunakan fasilitas kredit usaha rakyat (KUR) dan pengembangan pertanian berbasis korporasi dan klaster.

“Upaya lain yang tak kalah penting adalah pengembangan varietas benih unggul provitas tinggi. Produktivitas kita tingkatkan sehingga produksi surplus, impor berkurang dan kita terus tingkatkan ekspor. Jangan bergantung pada impor. Mari kita siapkan pangan dari Sulawesi Utara,” ujarnya.

Sementara itu, Sekdaprov Edwin Silangen mewakili Gubernur Olly Dondokambey mengucapkan terima kasih atas kunjungan kerja Mentan Yasin Limpo di Sulut dan mengapresiasi dukungan Kementerian Pertanian terhadap pengembangan sektor pertanian di Sulut.

Diketahui, pertanian menjadi sektor andalan untuk menjaga ketahanan ekonomi di tengah pandemi Covid-19, karena meskipun di tengah anjloknya sejumlah sektor, pertanian masih dapat memperlihatkan pertumbuhan pada tren yang positif sehingga mampu menahan laju penurunan ekonomi secara umum.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), per Juli Tahun 2020 pertanian tumbuh sebesar 24,1% (month-to-month) secara nasional. Khusus di Sulut sendiri, pada triwulan II Tahun 2020, lapangan usaha pertanian tumbuh sebesar 2%.

“Khusus di Sulut sendiri, pada triwulan II 2020, lapangan usaha pertanian masih tumbuh 2 persen. Pertanian mampu menahan laju penurunan ekonomi secara umum. Terima kasih Pak Menteri Pertanian, perhatianya memajukan pertanian di Sulut sangat luar biasa. Dalam enam bulan akhir ini sudah 2 kali berkunjung ke Sulut,” kata Silangen.

Kegiatan ini turut dihadiri jajaran Forkopimda, Pemprov Sulut dan Pemkab Minut.

 

Jakas/*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here