Filipi 4:13 jadi Pesan Iman Wagub Kandouw pada Keluarga Berduka Atas Meninggalnya Priska Silangen

0
434
Filipi 4:13 jadi Pesan Iman Wagub Kandouw pada Keluarga Berduka Atas Meninggalnya Priska Silangen
Filipi 4:13 jadi Pesan Iman Wagub Kandouw pada Keluarga Berduka Atas Meninggalnya Priska Silangen./istimewa

SULUTIMES, Sulut – Penggalan lagu ‘Tak pernah Tuhan janji Hidupku takkan berduri, Tak pernah Dia janji lautan tenang, Tetapi Dia berjanji kan selalu sertaku Dan menuntun jalan hidupku slalu’ menjadi lagu pengantar jajaran Pemerintah Provinsi Sulut yang pada kesempatan ini dipimpin Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw saat menghadiri ibadah penghiburan atas meninggalnya almarhum Priska Elianti Silangen.

Saat melayat, Wagub Kandouw dalam sambutanya mengucapkan turut berdukacita mendalam atas kepergian anak terkasih dari Anggota DPRD Sulut Fransiskus Andi Silangen dan Kepala Dinas Sosial Daerah Sulut Rinny Tamuntuan.

Ucapan duka disampaikan langsung Wagub Kandouw dihadapan keluarga dan kerabat dibangsal duka, Rabu (16/9/2020) di Manado.

Ia mengimani Tuhan menjadi sumber kekuatan dan penghiburan sejati bagi keluarga yang ditinggalkan.

Filipi 4:13 jadi Pesan Iman Wagub Kandouw pada Keluarga Berduka Atas Meninggalnya Priska Silangen
Wagub Sulut Steven Kandouw bersama jajaran Pemprov Sulut saat melayat ke rumah duka Keluarga Silangen-Tamuntuan atas berpulangnya almarhumah Priska Silangen./istimewa

“Saya sampaikan kepada keluarga besar Silangen-Tamuntuan sesuai dengan lagu kita tadi, rupanya so cocok Tuhan so ator apa yang mau saya sampaikan dengan lagu Pemprov tadi tak pernah Tuhan janji hidup takkan berduri, tak pernah Dia berjanji lautan tenang, tapi Dia berjanji Dia akan selalu beserta dengan kita,” ucap Kandouw.

Kandouw pun menyampaikan ayat alkitab di Filipi 4 ayat 13 untuk menguatkan sekaligus memotivasi keluarga yang tengah berduka.

“Jadi dokter Rambi, dokter Rinny, nyanda banyak ayat kita hafal, tapi kita hafal Filipi 4 ayat 13 segala perkara dapat ku tanggung dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku,” ujar Kandouw.

“Kehadiran kita semua akan semakin mempertebal. Kepergian orang yang kita sayangi adalah pahit, tapi akan lebih pahit lagi kalau kita tidak mengikhlaskan kepergian orang yang kita sayangi. Saya pikir ini yang bisa saya sampaikan mewakili Bapak Gubernur,” tutur Wagub Kandouw.

Nampak hadir bersama Wagub Steven Kandouw, Sekprov Sulut Edwin Silangen, Karo Kesra Setdaprov Sulut dr Kartika Devi Tanos.

 

Jakas/*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here