BP2MI Manado Ungkap Peluang Kerja di Jepang Dihadapan Murid LPK Ganbatte Hikari Sulut

0
145
BP2MI Manado Ungkap Peluang Kerja di Jepang Dihadapan Murid LPK Ganbatte Hikari Sulut
Kepala UPT BP2MI Manado Hendra Makalalag Ungkap Peluang Kerja di Jepang Dihadapan Murid LPK Ganbatte Hikari Sulut./istimewa

SULUTIMES, Sulut – Sosialisasi peluang kerja bagi masyarakat umum serta bagi calon pekerja yang sedang melakukan pelatihan di LPK terus gencar dilaksanakan oleh pihak UPT BP2MI Manado.

Terbaru, UPT BP2MI Manado mengadakan kunjungan ke LPK Ganbatte Hikari Sulut, Rabu (19/5/2021) dalam rangka melakukan pembinaan Lembaga Pendukung Penempatan di Kota Manado serta mensosialisasikan peluang kerja ke Jepang.

Dikesempatan tersebut, Kepala UPT BP2MI Manado Hendra Makalalag mengatakan bahwa kunjungan dalam rangka pembinaan ini rutin dilakukan oleh UPT yang ia pimpin sebagai bentuk perlindungan pemerintah bagi calon pekerja yang sedang melakukan pelatihan.

“Kunjungan ini merupakan kunjungan rutin yang kami lakukan untuk memastikan kelengkapan dan keabsahan dokumen dari setiap LPK sebagai bentuk perlindungan menyeluruh bagi calon pekerja. Tidak hanya itu kami juga turut meninjau ruang kelas dan kegiatan belajar mengajar dari LPK untuk memastikan proses pembelajaran berjalan sesuai dengan peraturan yang berlaku,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Hendra juga turut mensosialisasikan peluang kerja ke luar negeri khususnya ke Jepang kepada para calon pekerja yang sedang menempuh pendidikan di LPK Ganbatte Hikari Sulut.

“LPK Ganbatte Hikari merupakan LPK yang fokus dalam memberikan pelatihan bahasa Jepang, untuk itu kami juga turut menyampaikan peluang kerja ke Jepang kepada pada murid yang ada karena saat ini program penempatan ke Jepang melalui jalur SSW dan G to G sedang dibuka oleh pemerintah,” tuturnya.

Menurut Hendra saat ini Jepang sedang gencar-gencarnya membuka peluang kerja bagi pekerja asing termasuk pekerja dari Indonesia.

“Saat ini Jepang sedang membutuhkan sekitar 345 ribu pekerja asing untuk menempati 14 sektor pekerjaan di sana, dengan gaji mulai dari Rp. 20 juta per bulan,” jelas Hendra.

“Jadi sayang apabila dilewatkan karena saya yakin setiap murid LPK Ganbatte Hikari pasti sudah memiliki kemampuan berbahasa Jepang yang mumpuni untuk menempati sektor jabatan yang dibuka,” tambahnya.

Dalam kesempatan ini LPK Ganbatte Hikari juga menyampaikan bahwa ada beberapa murid mereka yang akan berangkat untuk mengikuti tes JFT Basic A2 dan Skill Exam di Medan sebagai persyaratan mendaftar pada program SSW Jepang. Untuk itu Hendra juga turut menyampaikan harapan dan dukungan moral bagi para CPMI yang akan berangkat tersebut.

“Saya berharap seluruh peserta yang akan ikut tes, bisa berhasil dalam menaklukan soal-soal yang akan diujikan. Apabila sukses maka jangan lupa untuk mengikuti prosedur penempatan sesuai dengan apa yang diamanatkan oleh UU,” tutup Hendra.

Jakas/*

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini