Andalkan Atlit Lokal, Prestasi Kontingen Sulut di PON XX Papua Lampaui Target, Gubernur Olly dan Wagub Steven: Semua Anugerah Tuhan

0
20
Prestasi Kontingen Sulut di PON XX Papua Lampaui Target
Andalkan Atlit Lokal, Prestasi Kontingen Sulut di PON XX Papua Lampaui Target, Gubernur Olly dan Wagub Steven: Semua Anugerah Tuhan./sulutimes-edit

SULUTIMES, Sulut — Warga daerah Nyiur Melambai boleh berbangga dengan prestasi yang ditorehkan atlet Sulut di arena Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2020 (Penyelenggaraan 2021). 

Prestasi Kontingen Sulut di PON XX Papua Lampaui Target
Wagub Sulut Steven Kandouw yang juga selaku Ketua Umum KONI Sulut menyambut kedatangan atlit Tinju Sulut./istimewa

Tanpa menggunakan atlet luar, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara di bawah pimpinan Gubernur Olly Dondokambey SE dan Wakil Gubernur Drs Steven Kandouw selaku pula Ketua Umum KONI Sulut sangat percaya dan optimis atlet lokal Sulut mampu diandalkan.

Gubernur Olly mengungkapkan, Sulut tidak mengambil atlet dari luar sebagai komitmen Pemprov dan KONI Sulut untuk membina olahraga melalui atlet Sulut. Dan terbukti, kontingen Sulut mampu membawa pulang 21 medali, yaitu empat medali emas, enam medali perak, dan sebelas medali perunggu (lihat grafis).

Prestasi Kontingen Sulut di PON XX Papua Lampaui Target
Wagub Steven Kandouw saat mengalungkan medali emas kepada dua atlit Muaythai Sulut Angelina Runtukahu dan Prays Karundeng./sulutimes-edit

Perolehan Medali Sulut pada PON XX Papua 2021;

4 Medali emas dari Cabor Muaythai dan Tinju

6 Medali perak dari Cabor Menembak, Basket, Selam, Terjun Payung dan Tinju

11 Medali perunggu dari Cabor Menembak, Taekwondo, Muaythai, Pencak Silat, Tinju, Selam, Paralayang, Kempo, Layar, Bulutangkis, dan Karate

Perolehan medali ini melampaui target dan perolehan medali pada PON IX di Jawa Barat Tahun 2016 silam yang hanya membuahkan 9 medali saja, yakni 1 emas, 0 perak dan 8 perunggu. Padahal dari sisi anggaran, untuk PON XX Papua lebih kecil dibanding PON Jabar lalu. Untuk PON Papua Sulut dengan materi 129 atlet, 40 pelatih dan 42 ofisial, hanya bermodalkan dana Rp13,5 miliar, lebih kecil dibandingkan saat menghadapi PON Jabar tahun 2016 silam dengan modal dana Rp.18 miliar.

Wagub Sulut Steven Kandouw yang juga selaku Ketua Umum KONI Sulut memotivasi atlit paralayang Sulut./istimewa

Ketum KONI Sulut Drs Steven Kandouw mengatakan pihaknya akan terus memotivasi atlet-atlet Sulut untuk dapat mengharumkan nama daerah di perhelatan PON Papua 2021. “Pak Gubernur dan saya, sangat berterima kasih atas upaya serta kerja keras para atlet dan tim di ajang PON ini. Begitu juga kami ucapkan terima kasih pada seluruh warga Sulut termasuk yang ada di Papua, yang terus berdoa, mendukung hingga men-support perjuangan atlet-atlet Sulut di PON Papua,” tuturnya kepada wartawan.

Kemenangan dan prestasi ini adalah anugerah Tuhan Yang Maha Esa yang patut disyukuri. Torehan prestasi yang membuat Sulut bangga dan bersukacita. Torang Bisa dan Terbukti!

Gubernur Sulut Olly Dondokambey saat tiba di Papua./istimewa

Persiapan matang para atlet yang dilatih oleh pelatih secara ketat, tertib dan teratur, alhasil sangat memuaskan. Semangat juang membara dan lebih termotivasi ketika Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE memberi perhatian penuh dengan menghadiri Pembukaan PON XX di Tanah Papua, yang dibuka oleh Presiden RI Joko Widodo, di stadion terbaik di Asia Pasifik.

Hasil membanggakan ini tidak lepas dari kerja keras pengurus KONI Sulut, yang setia mengawal para atlet tanpa henti, di bawah komando Wagub Sulut Drs Steven OE Kandouw selaku Ketua Umum KONI Sulut, Ketua Harian Kolonel Inf. Theo Kawatu SIP, Sekretaris Umum Tonny Kullit, Bendahara Umum Alvi Taulu, Ketua Kontingen Marsma TNI Satriyo Utomo. Bahkan pejabat Pemprov Sulut terkait pun mendatangi tempat pelaksanaan, termasuk pers dan semua yang terlibat di dalamnya.

Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE, Wagub Drs Steven OE Kandouw dan Ketua DPRD Provinsi Sulut dr Andi Fransiskus Silangen menghadiri langsung Pembukaan PON XX Papua 2021.(Foto: ist)

Salut kepada masyarakat Sulut di Papua dan sekitarnya yang tak segan mengambil bagian dalam menjamu, melayani dengan penuh kehangatan, bahkan di saat bertanding, mereka menjadi supporter setia di lokasi.

Takjub memang ketika Sulut melejit masuk pada klasemen III atas perolehan medali emas pertama dan kedua dari cabang olahraga (Cabor) Muaythai.

Sementara itu, meskipun kalah pada Final Basket PON XX Papua dari tim DKI Jakarta dengan skor 72 : 57, perjuangan kontingen Sulut adalah pembuktian bahwa di kancah nasional, basket Sulut di bawah pimpinan Ketua Perbasi Sulut Dra Adriana Dondokambey MSi, dan Ketua Harian Perbasi Sulut Clay June Dondokambey, mulai bangkit dan mampu meraih Medali Perak.

Tim basket putra Sulut berhasil meraih medali perak pada PON XX Papua 2021.(Foto: ist)

Gubernur Olly berjanji akan memberikan hadiah bagi atlet berprestasi dan tidak sampai di situ saja. Sekembalinya dari tempat berlaga, mereka dijemput Gubernur dan Wagub secara istimewa dan selayaknya.

“Karena mereka adalah pahlawan yang telah berjuang dan mengharumkan nama Sulawesi Utara di bidang olahraga, dimana telah membuat Sulut semakin dikenal dan semakin disegani,” ujar Gubernur Olly.

Diketahui, Sulut berhasil mencatatkan nama di peringkat 23 nasional. Selamat dan Sukses!.

Caption: Atlet selam Sulut Miki Wowor (kanan) berhasil meraih medali perak Nomor Fin Swimming 3000 M Putra.(Foto: ist)

21 Perolehan Medali Sulut pada PON XX Papua 2021 sebagai berikut;

EMPAT MEDALI EMAS
1. Angelina Runtukahu (Muaythai)
2. Prays Karundeng (Muaythai)
3. Michael Juandy Abast (Tinju)
4. Farrand Papendang (Tinju)

ENAM MEDALI PERAK
1. Fransisca Siagian – Gisella Lasut (Menembak)
2. Jehvan Tawaluyan (Muaythai)
3. Tim Beregu (Basket)
4. Aquinas Miki Wowor (Selam)
5. Pingkan Mandagi (Terjun Payung)
6. Toar Sompotan (Tinju)

Kontingen Sulut saat pembukaan PON XX Papua./istimewa

11 MEDALI PERUNGGU
1. Gisella Lasut (Menembak)
2. Hizkia Lesar (Taekwondo)
3. Minarty Palangda (Muaythai)
4. Mikleyman Manoppo (Pencak Silat)
5. Veronica Nicolaas (Tinju)
6. Aquinas Miki Wowor (Selam)
7. Regi Tampenawas (Paralayang)
8. Novelia Gabriella Manuhutu (Kempo)
9. Alifah Auralia (Layar)
10. Ikhsan Rumbay (Bulutangkis)
11. Paolo Maldini Setiamu (Karate).

Advetorial Diskominfo Sulut

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini