Rakor Integrasi Data, Sekprov Kawatu: Membangun Tanpa Data itu Lebih Mahal

0
16
Membangun Tanpa Data itu Lebih Mahal
Rakor Integrasi Data, Sekprov Kawatu: Membangun Tanpa Data itu Lebih Mahal./sulutimes-edit

SULUTIMES, Sulut – Saya rasa gembira dan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan yang sangat penting ini, sebagai langkah cerdas dan kreatif dalam upaya mewujudkan Satu Data Indonesia.

Hal ini dikatakan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sulut Asiano Gamy Kawatu saat membuka Rakor Program Integrasi Data pada jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara di ruang Mapalus Kantor Gubernur Sulut, Jumat (4/3/2022).

“Di tengah revolusi industri 4.0, akses informasi yang cepat dan akurat merupakan tuntutan utama di segala lini dan bidang pekerjaan yang semakin transparan dan akuntabel. Semakin cepatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, menuntut manusia untuk mencoba membuat perubahan di segala jenis kehidupannya, dengan tujuan agar mendapatkan hasil maupun kondisi yang terbaik,” ujar Gamy Kawatu pada kesempatan ini.

Kawatu juga mengingatkan bahwa keterlambatan akses informasi dapat membuat kita tertinggal ribuan langkah di belakang dunia yang amat kompetitif dan senantiasa berpacu ini.

“Dibalik aksesibilitas data yang cepat dan tentunya akurat, penataan data yang tertata dan terstruktur serta terintegrasi dengan baik, merupakan tahapan penting yang pantang untuk dilewatkan,” urai Kawatu pada kesempatan ini.

“Sebanyak apapun data dan informasi yang tersedia, bila tidak tertata sebagaimana seharusnya, pada akhirnya bukan mempermudah dan mempercepat pekerjaan, namun sebaliknya hanya akan memperlambat atau bahkan menghambat pekerjaan itu sendiri,” tambah Kawatu.

Sekprov Gamy Kawatu juga mengingatkan bahwa dalam Ketersediaan data yang cepat dan akurat, serta penataan data yang terstruktur dan sistematis, akan membawa begitu banyak dampak positif dalam tata kelola pemerintahan suatu daerah. Jika kita memperhatikan kota-kota besar di negara-negara yang maju, salah satu faktor krusial yang mendorong kemajuan sistem dan terciptanya good governance and clean government adalah akses informasi yang begitu cepat, yang diimbangi ketersediaan data yang tentunya tertata rapih. Sehingga, produktivitas dalam menghasilkan kebijakan akan lebih efektif dan efisien.

“Hal ini tentu saja dapat dicapai apabila adanya integrasi dari setiap informasi yang dibutuhkan. Mengingat setiap perangkat daerah tentunya ditugaskan untuk membidangi bidang-bidang dan fungsi yang berbeda. Perbedaan tugas, wewenang dan bidang kerja yang dihadapi tentu membuat setiap perangkat daerah memiliki data, informasi ataupun produk pekerjaan yang berbeda,” ujar Kawatu.

Pada kenyataannya, kita dapat menyebut ini sebagai “kekayaan data maupun informasi”. Namun, agar benar-benar bermanfaat, “kekayaan” ini butuh yang namanya integrasi. Hal ini dimaksudkan agar setiap data dan setiap informasi dapat terkoneksi dan terhubung satu dengan yang lainnya, sehingga dapat menghasilkan suatu keterpaduan dalam penyediaan data dan informasi yang dibutuhkan pemerintah maupun rakyat Sulawesi Utara,” tutur Kawatu.

“Pada akhirnya, ketika semua informasi yang dibutuhkan telah terintegrasi dan terdigitalisasi dengan sistematis, diharapkan produktifitas kita dapat semakin tertunjang sehingga keputusan-keputusan serta kebijakan-kebijakan yang kita hasilkan dapat benar-benar dirasakan,” ucap Kawatu.

Oleh karena itu, Saya berharap kiranya pelaksanaan kegiatan Rakor ini dapat diikuti dengan baik dan turut dijadikan sebagai wahana untuk mensinergikan langkah, mendorong percepatan pembangunan daerah.

“Membangun itu mahal tapi membangun tanpa data itu lebih mahal. Semoga dengan adanya pertemuan ini dapat terwujud Satu Data Sulawesi Utara dalam kerangka Satu Data Indonesia sehingga akan dihasilkan kesatuan persepsi dalam penyediaan data statistik yang semakin akurat, mutakhir, terpadu dan dapat dipertanggungjawabkan serta mudah diakses dan dibagi pakaikan,” papar Kawatu.

Kawatu juga mengajak Peserta untuk mengikuti sebaik mungkin kegiatan ini. Jadikan dan manfaatkanlah kegiatan ini sebagai wahana peningkatan pemahaman, dengan memberikan fokus perhatian penuh terhadap setiap substansi materi yang akan disampaikan oleh para Narasumber, sayapun berharap, agar para Narasumber nantinya dapat memberikan bimbingan dan penjelasan secara komprehensif, sehingga kegiatan ini benar-benar dapat memberikan output dan outcome yang konstruktif, dan menjadi instrumen — untuk meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan yang baik.

“Mari sama-sama kita tangani Covid-19, sama-sama kita pulihkan daerah ini dari pandemi, kita dukung bersama dan akselerasi setiap sektor dengan menjadi masyarakat yang adaptif dan produktif. Mari sama-sama kita wujudkan Sulut Maju dan Sejahtera sebagai Pintu Gerbang Indonesia ke Asia Pasifik,” ajak Sekprov Kawatu.

Jakas

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini