Ketua DKPP Heddy Lugito: Menjadi Penyelenggara Pemilu Bukan Pekerjaan Mudah

0
80
Ketua DKPP Heddy Lugito: Menjadi Penyelenggara Pemilu Bukan Pekerjaan Mudah
Ketua DKPP Heddy Lugito: Menjadi Penyelenggara Pemilu Bukan Pekerjaan Mudah./jakas

SULUTIMES, Sulut – Menjadi penyelenggara Pemilihan Umum (Pemilu) bukan pekerjaan mudah. Selain harus taat hukum penyelenggara juga diikat oleh etika.

Hal ini diungkapkan Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Heddy Lugito saat menjadi pembicara pada Kuliah Umum di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Sam Ratulangi (Fisip Unsrat) Manado, Jumat 14 Juni 2024 di aula Fisip Unsrat.

“Menjadi Penyelenggara banyak tantangan dan godaan yang berimbas pada integritas penyelenggara bahkan berdampak pada integritas Pemilu itu sendiri,” ujarnya.

“Di sini, DKPP hadir sebagai satu-satunya lembaga peradilan etik bagi penyelenggara Pemilu. Yang juga sebagai satu-satunya lembaga persidangan yang terbuka secara umum kecuali persidangan asusila,” jelasnya.

Karena itu pesan Lugito, Pemilu berintegritas lahir dari penyelenggara Pemilu berintegritas di level tertinggi. “Penyelenggara Pemilu berintegritas akan tegak lurus pada demokrasi, taat kode etik dan pedoman perilaku Penyelenggara Pemilu,” tandasnya.

“Saya sangat bangga dengan Sulut karena pada Pemilu kemarin tidak ada Pemungutan Suara Ulang (PSU). Dan menjadi atu-satunya provinsi di Indonesia yang tidak ada PSU,” kuncinya.

Diketahui, Kuliah Umum Fisip Unsrat ini mengambil tema Peran Perguruan Tinggi Mengawal Pilkada Berintegritas diawali dengan sambutan dari Dekan Fisip Unsrat Dr Ferry Daud Liando.

Hadir dalam kuliah umum ini, Ketua Bawaslu Sulut Ardiles Mewoh, Ketua Bawaslu Manado Briliant Maengko mantan-mantan penyelengara Pemilu di Sulut, Dosen dan Mahasiswa Fisip Unsrat dan Panitia Pemilihan Kecamatan se-Kota Manado.

Jakas

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini