Ada Apa ? Peserta Seleksi Dewas Perumda Bitung Mengundurkan Diri

0
207

Sulutimes || BITUNG – Salah satu peserta seleksi Dewan Pengawas Perusahaan Daerah (Perumda) di Kota Bitung
Don Ray Papuling, S.AP mengundurkan diri. Kamis (20/05/2021)

Pengunduran diri ini dipicu karena tidak adanya kepastian hukum dalam proses seleksi. Dimana banyaknya tahapan yang dirasa janggal. Hal ini dirasa memungkinkan terjadinya kecurangan dalam proses seleksi.

“Memang ada beberapa kejanggalan yang saya temui selama mengikuti tahapan seleksi. Salah satunya yaitu tahapan jadwal yang bergeser,” ujar Don Ray Papuling

Selain itu menurut Don, seleksi psikotes yang dinilai tidak ketat. Beberapa kesempatan, panitia mengijinkan peserta menggunakan HP untuk memfoto jawaban saat berlangsungnya tes.

“Selain itu juga hasil psikotes yang terus terdunda, padahal berdasarkan pengalaman dalam setiap psikotes hasil yang diterima hanya satu hari,” tambahnya.

Dugaan adanya tebang pilih terkait materi makalah juga menjadi indikator pengunduran diri dari Don yang dikenal aktivis kritis.

“Adanya tebang pilih dalam pemberian data untuk bahan makala, terutama di PD Bangun Bitung juga menjadi indikator saya mengundurkan diri,” ungkap Don Ray

Terkait hal ini sekretaris tim seleksi Michael Jacobus memberikan klarifikasi melalui whatsApp.

Ada pun rilis klarifikasi sebagai berikut :

1. Bergeser: karena kami menunggu tim psikotes polda. Tapi krn sampe hari ini dlm penggodokan, kami pansel memutuskan lanjut pada tes selanjutnya. Krn psikotes juga bagian dari UKK, sehingga penilaiannya akan kami putuskan akumulasi pd akhir seleksi;

2. Proses seleksi tdk ketat. Saya kira asumsi. Krn yg paling tahu tata cara psikotest itu adalah tim asesmen polda. Kami tdk intervensi, bahkan saat psikotes tim polda yg jaga bukan kami.

3. Ini psikotes kolektif, 80-an org yg ikut. Dan tim polda juga butuh waktu krn ada bbrpa perusahaan juga yg mereka godok.

4. Tebang pilih, kami tdk pernah terima pengaduan. Baru skrg saya dengar.

Dan perlu saya tegaskan kalau klarifikasi ini sdh saya sampaikan ke Saudara Don dan beliau sudah sangat paham

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here