DPRD Bolmong Sesalkan Pimpinan SKPD Kurang Pro Aktif Pada FGD Revisi RPJMD

0
16
Anggota DPRD Bolmong Supandi Damogalad SIP saat menyampaikan pandangannya terkait revisi RPJMD Bolmong.(sulutimes)

SULUTIMES, Bolmong – Kehadiran dan partisipasi aktif para Kepala Satuan Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Bolaang Mongondow (SKPD) pada kegiatan Forum Group Diskusikan (FGD) Revisi Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2017-2022 mendapat sorotan tajam dari anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bolmong. 

Hal itu pun disuarakan oleh anggota legislator muda Supandri Damogalad SIP, Senin (14/09/2019).

Menurutnya, keberadaan para pimpinan SKPD yang hanya hadir pada pembukaan acara FGD saja dan pergi tanpa mengikuti secara seksama rangkaian kegiatannya adalah gambaran ketidak seriusan para pejabat eselon II mengurusi persoalan rakyat.

“Proses revisi RPJMD adalah agenda penting Daerah untuk menggali, mengkaji dan mengevaluasi isu-isu strategis yang ada di sendi-sendi kehidupan keseharian masyarakat. sehingga SKPD dan jajarannya wajib paham betul bagaimana merumuskan solusi sebagai tindak lanjutnya,” ungkapnya.

Alumni Fisip Unsrat Manado ini juga menduga perilaku para pimpinan SKPD yang memberikan kesan acuh tak acuh seperti inilah yang bisa jadi turut menjadikan peyebab Bolmong begitu susah berkembang jauh lebih maju bahkan keluar dari opini negatif BPK.

“Kami harap para pimpinan SKPD dan jajarannya itu tetap semangat didalam kondisi apapun mengurus kepentingan rakyat. bukan hanya menunjukan semangat hanya saat di depan Bupati – Wakil Bupati serta Sekretaris Daerah selaku top eksekutifnya,” sebutnya lagi.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Bolmong Tahlis Galang SIP mengatakan dirinya begitu merespon masukan dari Anggota DPRD bahwasanya hal tersebut akan menjadi catatannya untuk mengevaluasi para bawahannya itu.

“Acara revisi FGD ini akan dilaksanakan dua hari, dan mudah-mudahan kehadiran para pimpinan SKPD serta jajarannya di hati kedua akan kita maksimalkan,” ungkapnya.

Meski begitu dirinya juga menyebutkan bahwa pada kegiatan FGD revisi RPJMD itu sekalipun dirinya sudah kembali ke ruangannya di kantor Pemkab Bolmong namun ia pun masih tetap mantau siapa saja pimpinan SKPD serta jajarannya yang masih mengikuti kegiatan itu.

“Sumber gaji kita itu dari rakyat, sehingga saat bicara soal urusan rakyat memang patutnya SKPD dan kita semua pun wajib serius,” pungkasnya.

Untuk diketahui FGD revisi RPJMD ini digelar oleh DLH selama dua hari yakni Senin (14/10/2019) hingga Selasa (15/10/2019) di tempat wisata Pantai Losari Desa Lolak, Kecamatan Lolak, dengan mengundang kehadiran para SKPD se Bolmong, Ormas, LSM, Pengiat Media, serta para tenaga ahli dari akademisi diantaranya Prof Dr Zetly E Tamod SP MSI serta dua akademisinya.

 

Adri Paputungan

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here