Anggota DPRD Supandri Damogalad saat mengajukan sejumlah pertanyaan kepada pihak PT CNSC saat melakukan Sidak

SULUTIMES Bolmong – Dengan menggandeng sejumlah instansi terkait, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolmong lakukan inspeksi mendadak (Sidak) di lingkungan kerja PT Conch North Sulawesi Cemen (CNSC), Kamis (26/03/2020).

DPRD dan Pemkab Bolmong serta sejumlah instansi terkait usai kegiatan Sidak

Hasil pantauan wartawan sulutimes.com kehadiran dari DPRD Bolmong yang diwakili Supandri Damogalad SIP dan Fazal Alzagladi SH MH, serta di dampingi Asisten I Pemkab Bolmong Deker Rompas disambut langsung oleh Mr Lee selaku Human Relatian Development (HRD) dan stafnya Mely, serta Vincent selaku juru bicara.

Menurut Supandri kedatanganya ke lokasi perusahaan asal Tiongkok itu tak lain adalah untuk menjawab laporan dan keresahan masyarakat akibat kegiatan sejumlah Kapal laut di pelabuhan PT CNSC yang terkesan mencurigakan.

“Sidak Ini adalah bagian dari upaya DPRD selaku wakil rakyat untuk mewaspadai setiap kapal ataupun orang asing yang datang termasuk mencegah kedatangan orang yang sedang dalam pengawasan, ataukah memang sudah terpapat Virus Corona atau Covid-19,” ungkap Damogalad.

Dalam penjelasannya kepada pihak PT CNSC, Sekretaris Komisi III DPRD Bolmong ini meminta pihak Perusahan kiranya dapat melibatkan Pemerintah Daerah dan instansi terkait untuk turut bersama mengawasi aktivitas di lingkungan perusaan sekaligus di kawasan pelabuhan.

“Perusahaan wajib untuk terbuka dan informatif apa bila ada orang baru yang datang. sebab ini demi kepentingan bersama,” tutur Supandri.

Pada kesempatan yang sama itu juga dua Legialator mudah itu mendapatkan informasi kalau salah satu perusahaan Semen terbesar di dunia itu tidak memiliki ruang karantina khusus bagi orang yang masuk kategori Dalam Pengawasan, tapi hanya di isolasi di kamar masing-masing.

“Kita berharap PT CNCS harus menyediakan ruangan-ruangan tersebut,” sebut Supandi yang juga di iyakan Fazal Alzagladi.

Sementara itu menanggapi kedatangan Tim DPRD dan Pemkab Bolmong yang melakukan sidak, PT CNSN melalui staf HRD Melly mengatakan kalau berdasarkan Standar Operasional Prosedur (SOP) untuk di lokasi pelabuhan pihaknya dibantu petugas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) selaku melakukan pemeriksaan juga terhadap setiap orang yang datang melalui pelabuhan.

“Sebelum bersandar di Pelabuhan, kapal di minta dulu berlabuh di luar nanti setelah selesai pemeriksaan baik dokumen maupun kesehatan crew yang bersangkutan, barulah kapal di perbolehkan bersandar,” ungkap Melly.

Pihak perusahaan juga berjanji akan memperhatikan semua yang menjadi catatan DPRD termasuk soal orang asing dan yang berkaitan dengan ruang isolasi.

“Lebih jelasnya, apa yang sudah di sampaikan akan kita lanjutkan ke para penanggung jawab tertinggi. sekiranya dapat untuk diperhatikan,” pungkas Melly.

Untuk di ketahui, selain DPRD dan Asisten 1 Pemkab Bolmong, turut hadir pada Sidak tersebut, Kepala Dinas Kesehatan, Dinas Pol-PP, Disnakertrans, Imigrasi Kotamobagu, Kepala Forkopimca Lolak dan Bolaang, Kantor Pelayanan Kelautan Perikaman Bitung di Pelabuhan Labuang Uki.

ADRI PAPUTUNGAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here