Dinkes Bolmong Turun Di Pasar Lolak Sosialisasi Terkait Penyebaran Covid-19

0
197
Kepala Dinkes dr Erman Paputungan saat membagikan liflet dan himbauan langsung kepada warga dipasar Lolak qqq
Kepala Dinkes dr Erman Paputungan (Kemeja Putih) saat membagikan liflet dan himbauan langsung kepada warga dipasar Lolak

SULUTIMES, Bolmong – Ditengah kondisi warga yang masih belum sepenuhnya mengindahkan maklumat Pemerintah terkait dengan upaya meminimalisir penyebaran Covid-19. 

Hal itu nampaknya tidak menyurutkan semangat Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bolaang-Mongondouw (Bolmong) dr Erman Paputungan untuk terus turun melakukan sosialisasi.

Seperti yang terpantau Wartawan sulutimes.com dengan memboyong sejumlah petugas Puksesmas Lolak dan Dinas Kesehatan. Eks Direktur Rumahsakit Umum Datukbinangkang ini membagikan liflet dan himbawan melalui pengeras suara dipasar Lolak, Selasa (31/03/2010).

Petugas Puskesmas Lolak yang turut serta dalam kegiatan sosialisasi lapangan.

Menurut dr Erman, banyak warga yang sudah mengurangi aktivitas di luar rumah, namun tidak sedikit juga warga yang masih beraktivitas seperti biasa dengan berbagai alasan mulai dari desakan kebutuhan dan sebagainya. Dilain sisi harus dipahami juga kalau untuk memutus mata rantai penyebaran Corona perlu ada kerja sama semua steckholder.

“Kita berharap jika warga beraktifitas di luar tetap menjaga jarak dengan orang lain. kemudian paling dianjurkan untuk menggunakan masker pelindung wajah,” kata Paputungan.

Dirinya menghimbau jika tidak mendesak sebaiknya warga tetap di rumah dulu dan bila ada keluarga terpaksa harus bepergian di luar, setibanya di rumah untuk segera mencuci tangan dengan anti septik bila perlu langsung mandi dan mengganti pakaian.

“Dengan disiplin dan membiasakan diri hidup bersih. Mudah-mudahan kita semua akan dijauhkan dari berbagai penyakit termasuk virus Corona yang sedang mewabah,” sebutnya lagi.

Dirinya juga mengungkapkan Data khusus wilayah Bolmong menunjukkan saat ini kasus Orang Dalam Pemantauan (ODP) 10 orang, sedangkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) masih kosong.

“Warga tidak perlu panik namun tetap waspada,” pungkasnya.

ADRI PAPUTUNGAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here