Wamen PUPR Tinjau Lokasi Pembangunan Waduk Dilolak

0
70
Wamen PUPR Republik Indonesia John Wempi Wetipo, SH, MH saat tiba dilokasi waduk Desa Pindol, Kecamatan Lolak.

SULUTIMES, Bolmong – Wakil Menteri (Wamen) Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia John Wempi Wetipo, SH, MH melakukan monitoring terkait progres pembangunan Waduk di Desa Pindol, Kecamatan Lolak, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) Sulawesi Utara (Sulut). Rabu (01/07/2020).

Bangunan Waduk Desa Pindol, Kecamatan Lolak yang sedang dalam proses pembangunan.

Sebagaimana pantauan wartawan Sulutimes.com Wamen Wetipo yang baru pertama kali menginjakan kaki dilokasi waduk tersebut turut di dampingi Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sulut Rus’an M Nur Taib, ST, MT serta sejumla pejabat di jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolmong.

Orang nomor dua di PUPR itupun setelah proses seremonial tidak lama kemudian langsung mengunjungi sejumlah titik dan meminta informasi data progres dan kendala pada sejumlah tenaga kerja termasuk kepada penanggung jawab proyek yakni PT. PP.

Menurut Wetipo meski dalam kondisi pandemi Covid-19, proses pembangunan sala satu Waduk terbesar di wilayah indonesia timur tersebut masih tetap berlangsung dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.
“Progres pembangunan diperkiraan sudah mencapai 54 persen,” ucap Wetipo

Sementara berkaitan dengan lahan area pembangunan waduk kata watipo sudah 92 persen tuntas.
“Masih ada beberpa Hektare yang masih dalam proses pembebasan itupun lokasinya tidak lagi di daerah inti,” sebutnya.

Wamen PUPR saat memantau pembangunan SDN Pindol yang juga bersumber dari APBN.

Orang kedua di PUPR ini juga berharap Pemerintah Daerah kiranya dapa turut membantu memaksimalkan upaya pembebasanya.
“Jika semua prosesnya boleh berjalan lancar maka rencananya pada 2021 mendatang waduk akan diresmikan langaung oleh Presiden RI Joko Widodo,” ungkapnya lagi.

Usai memonitoring perkembangan pembangunan waduk, Watipo melajutkan kegiatanya dengan memantau langsung pembangunan Sekolah SD Negeri Pindol. dimana Sekolah yang dimaksud dibangun menggunakan anggaran yang bersumber dari APBN sebesar 2 miliar lebih.

(ADRI PAPUTUNGAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here