Bertabur Opsi Tua Muda Balon di Pilkada Talaud

0
243
Bertabur Opsi Tua Muda Balon di Pilkada Talaud
Bertabur Opsi Tua Muda Balon di Pilkada Talaud./sulutimes-edit

SULUTIMES, Talaud – Tahapan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati serentak tahun 2024 tak lama lagi akan digelar. Sejumlah nama figur calon pun kini mulai ramai dibincangkan masyarakat di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Kepulauan Talaud.

Menariknya dari perbincangan masyarakat, muncul wacana pasangan ideal calon pemimpin Talaud di masa mendatang adalah kolaborasi kaum tua dan kaum milenial, mencontoh pasangan calon Presiden – Wakil presiden, Prabowo – Gibran.

Anton, seorang pemuda di Kepulauan Talaud, kepada media ini menilai bahwa kolaborasi kaum tua dan muda, dalam hal ini dari generasi milenial, adalah pasangan ideal yang diharapkan dapat membawa kemajuan daerah. Kolaborasi tua muda adalah perpaduan pengalaman dan semangat yang penuh harapan.

“Semangat yang penuh harapan, berpadu pengalaman dan kematangan emosi, menjadi indikator penting untuk kesuksesan kepemimpinan di daerah di masa depan. Pemilih dari kelompok muda yang jumlahnya cukup banyak, harus terwakili dalam kandidasi Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati,” ungkapnya.

Dia berharap Partai Politik yang memiliki kursi di DPRD Kabupaten Kepulauan Talaud, yang secara regulasi memiliki wewenang mengusung pasangan calon bupati dan wakil Bupati, agar mengakomodasi harapan kaum milenial agar terwakili dalam kandidasi Pilkada Talaud 2024 mendatang.

“Harapannya Parpol bisa melihat tren politik saat ini, dengan mengakomodasi kaum muda untuk disodorkan sebagai kandidat, tentunya dengan melihat rekam jejak dan kapasitas kandidat. Setahu saya banyak tokoh muda Talaud yang sukses berkiprah di berbagai sektor, baik di level kabupaten, provinsi maupun pusat,” tegasnya.

Adapun sejumlah nama yg mengemuka sebagai calon bupati, antara lain Welly Titah, sosok pengusaha sukses yang pada Pilkada 2018 lalu menempati posisi suara terbanyak kedua setelah pasangan Elly Lasut – Moktar Parapaga.

Figur lainnya yakni Moktar Arunde Parapaga (MAP), Ketua Partai Nasdem Kepualaun Talaud yang kini masih menjabat wakil bupati. Selanjutnya ada Yopi Saraung, pengusaha muda yang kini menjabat Ketua DPD II Partai Golkar Kepulauan Talaud.

Bertabur Opsi Tua Muda Balon di Pilkada Talaud
Balon Wabup Talaud

Selain itu, ada pula figur pengusaha tambang Emas di Papua, yang merupakan Putra Talaud, Jemris Bulele. Juga ada figur pengusaha di bidang konstruksi, Irwan Hasan. Kemudian, Politisi kawakan, Jekmon Amisi mantan Ketua KPU Talaud yang kini menduduki jabatan Wakil Ketua DPRD Kepulauan Talaud.

Tak hanya itu, ada pula figur perempuan, Pdt. Tammy Wantania, staff khusus bupati yang dikenal sangat dekat dengan Bupati Elly Lasut, yang diperkirakan akan mendapat support maksimal dari bupati dalam perhelatan Pilkada Talaud 2024 mendatang.

Terakhir ada figur tokoh agama, Pdt. Arnold Abas, Ketua Umum Sinode Gereja Masehi Injili di Talaud (Germita), gereja yang prosentase anggota jemaatnya paling besar di kabupaten Kepulauan Talaud.

Sementara itu untuk figur bakal calon wakil bupati, sejumlah nama mengemuka, antara lain Adolof Binilang, mantan birokrat senior yang pernah menjadi Sekretaris Daerah, juga Plt Bupati.

Kemudian, ada figur politisi PDI-Perjuangan, Jakop Mangole, yang sebelumnya menjabat Ketua DPRD Kepulauan Talaud. Ada pula figur politisi Partai Demokrat, Gunawan Talenggoran, yang kini menjabat Wakil Ketua DPRD Kepulauan Talaud.

Lalu ada kader muda yang kini berkarir sebagai pengacara, Supriyadi Pangellu, mantan anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Utara.

Selain itu ada pula figur muda seperti Ketua KNPI Talaud, Suyanto Matoneng, yang kini berkarir sebagai ASN pada Inspektorat Provinsi Sulawesi Utara.

Terakhir ada Pengasihan Amisan atau dikenal dengan sapaan Bung Santo, figur muda Talaud yang kini berkipra di tingkat provinsi sebagai anggota Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Daerah Sulawesi Utara, juga sebagai Ketua DPC Persatuan Alumni GMNI Talaud.

Beberapa figur bakal calon Bupati pun informasinya menyiapkan alternatif menjadi bakal calon wakil bupati, seandainya perebutan posisi calon bupati tidak memungkinkan.

Aripatria

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini