Your Ads

Wednesday, Mar 20, 2019
HomeActual & ValidSulutTomohonPemkot Tomohon Sosialisasikan Tatacara Pemberian Hibah, Bansos dan Santunan Dana Duka

Pemkot Tomohon Sosialisasikan Tatacara Pemberian Hibah, Bansos dan Santunan Dana Duka

Sosialisasi Bansos dan bantuan duka dari Pemkot Tomohon.(ist)

SULUTIMES, Tomohon – Sosialisasi tatacara pemberian hibah, bantuan sosial (bansos) dan santunan dana duka tahun anggaran 2019, dibuka Walikota Tomohon Jimmy F Eman SE AK, di Aula Rumah Dinas Walikota Tomohon Kamis (14/3/2019).

 

Walikota menjelaskan, Permendagri Nomor 13 Tahun 2018 adalah mengatasi permasalahan pelaksanaan pemberian hibah, bansos dan santunan dana duka yang bersumber dari APBD, pertama yakni penegasan persyaratan pemberian hibah meliputi, nersifat nirlaba, sukarela dan sosial. Memiliki kepengurusan yang jelas di daerah yang bersangkutan. Berkedudukan dalam wilayah administrasi pemerintah daerah yang bersangkutan, dalam hal ini berkedudukan di Kota Tomohon. Telah terdaftar pada kementerian yang membidangi urusan hukum dan hak asasi manusia.

 

“Kedua, pengaturan kembali nama dan besaran pemberian hibah dan bansos kepada masing-masing penerima yang dicantumkan dalam lampiran tersendiri dalam Peraturan Kepala Daerah, tentang penjabaran APBD,” jelas Eman. Lanjutnya, hibah adalah pemberian uang/barang atau jasa dari pemerintah daerah kepada pemerintah atau pemerintah daerah lainnya, perusahaan daerah, masyarakat dan organisasi kemasyarakatan, yang secara spesifik telah ditetapkan peruntukannya, bersifat tidak wajib dan tidak mengikat, serta tidak secara terus menerus, yang bertujuan untuk menunjang penyelenggaraan urusan pemerintah daerah.

 

“Bansos adalah pemberian bantuan berupa uang/barang kepada individu, keluarga, kelompok dan atau masyarakat yang sifatnya tidak secara terus menerus dan selektif yang bertujuan untuk melindungi dari kemungkinan terjadinya resiko sosial. Santunan dana duka adalah untuk membantu biaya pemakaman atau kremasi. Pemerintah Kota Tomohon akan memberikan santunan duka sejumlah Rp.1 juta setiap penduduk yang meninggal dunia,” ulas Eman.

Qys

Comments

comments

Seriusi Program Sist

viktory.rotty@yahoo.com

Rate This Article:
NO COMMENTS

LEAVE A COMMENT

Pin It on Pinterest

Share This