JAK Sayangkan Hasil Survey PusDeHAM CaWalkot Tomohon Dipublikasi
Pertemuan Ketua-Ketua Kecamatan dan Kelurahan Partai Golkar Tomohon bersama Ketua Harian Partai Golkar Sulut James A Kojongian.(ist)

SULUTIMES, Tomohon – Beberapa waktu lalu hasil survey Calon Walikota Tomohon yang dikeluarkan oleh Lembaga Survey Pusat Studi Demokrasi dan Hak Asasi Manusia (Pusdeham) menjadi buah bibir di internal Partai Golkar Kota Tomohon.

Pasalnya, secara mengejutkan hasil survey PusDeHAM ini menempatkan Putri Walikota Tomohon Jilly Gabby Eman (JGE) pada posisi teratas diikuti Wakil Walikota Tomohon Syerly Adelin Sompotan dan diurutan tiga Ir Miky Junita Linda Wenur MAP (MJLW).

Akibatnya, bukan hanya kader Golkar Tomohon, tapi hingga Ketua Harian DPD I Partai Golkar Sulut James Arthur Kojongian ST MM menyayangkan hasil survey tersebut.

Menurut JAK sapaan akrab Kojongian, Ibu Nita sapaan akrab Wenur adalah orang baik. Oleh karena itu, kebaikan Ibu Nita harus terus diingat dan diperhatikan.

Hal ini dimintakan JAK dalam pertemuan dengan Ketua-Ketua Partai Golkar Kecamatan dan Kelurahan se Kota Tomohon, bertempat di Homestay Uluindano Tomohon Selatan, Sabtu (27/6/2020).

Lebih lanjut, menurut Ketua Wakil Ketua DPRD Provonsi Sulut ini menyayangkan hasil survei PusDeHAM disampaikan kepada publik. Harusnya itu menjadi konsumsi internal partai.

“Pada awal bulan Juli 2020 ada survei tahap kedua yang nantinya menjadi acuan DPP Partai Golkar untuk menetapkan pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Tomohon,” ungkap Kojongian yang hadir didampingi dr Mikha Paruntu MARS.

Disela-sela pertemuan, sejumlah pengurus Partai Golkar Kecamatan dan Kelurahan ini mengungkapkan kekecewaan mereka kepada segelintir Pengurus DPD II Partai Golkar Kota Tomohon, karena ternyata dalam survei tahap pertama, figur berkualitas dan sarat pengalaman tiga periode menjabat Pimpinan/Anggota DPRD Kota Tomohon dan tiga periode sebagai Sekretaris Komisi Wanita/Kaum Ibu Sinode GMIM serta segudang organisasi profesi dan kemasyarakatan yakni Miky Wenur hanya dikondisikan sebagai pasangan Calon Wakil Walikota bukan Walikota.

“Padahal MJLW mendaftar sebagai Calon Walikota. Ini cara-cara yang tidak baik, karena terkesan ingin memaksakan kehendak untuk memajukan bakal calon lainnya,” cetus mereka.

“Seharusnya ikut dulu sesuai aturan, mekanisme dan kesepakatan awal karena survei mencari popularitas dan elektabilitas,'” tambah sejumlah Ketua Partai Golkar Kelurahan.

Pentolan Partai Golkar Kecamatan dan Kelurahan, diantaranya Ir Ai Sompotan, Indra Salam, Edison Kojongian, Jimmy Kaunang, Eky Mengko mengakui kefiguran Ibu Nita alias MJLW sudah terbukti dan teruji pelayanan dan pengabdiannya, termasuk sejak awal sangat konsisten merperhatikan dan peduli terhadap pengurus dan kader beringin bahkan masyarakat umumnya.

Dalam pertemuan tersebut, Nita Wenur mengajak untuk senantiasa mengedepankan persatuan dan kesatuan, menjaga solidaritas serta terus berkarya untuk kebesaran Partai Golkar dan Tomohon Sejahtera.

Para pengurus bertekad dan berkomitmen untuk mendukung Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Sulut Christina Eugenia Paruntu (CEP) sebagai Calon Gubernur Sulut.

Diketahui, kegiatan ini dihadiri lima Ketua Partai Golkar Kecamatan dan 39 dari 44 Ketua Partai Golkar Kelurahan serta umumnya Sekretaris dan Bendahara Partai Golkar Kecamatan dan Kelurahan se Kota Tomohon.

 

Jakas

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here