Berkunjug Ke Bolmong Wabup Gorut Berdiskusi Santai Dengan PC GP Ansor Terkait Spiritualitas Ilmu Prespektif Aswaja

0
63
Wabup Gorut berdiskusi dengan warga Nahdiyin Bolmong di Lolak

SULUTIMES, Bolmong – Dengan mengusung tema Spiritualitas Ilmu dalam Prespektif Ahlussunah Wal Jama’ah (Aswaja), Pengurus Cabang (PC) Gerakan Pemuda ANSOR Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) berkunjung dan menggelar diskusi santai dengan Wakil Bupati (Wabup) Gorontalo Utara (Gorut) Thariq Modaggu M.Pdi di kawasan wisata Pantai Bungin, Desa Motabang, Kecamatan Lolak. Sabtu (06/02/2021).

Nampak para Nahdiyin Bolmong serius mengikuti jalannya diskusi

Sejak tiba dilokasi kegiatan yang bertempat di Pondok Starla, Tahriq begitu disambut antusias oleh para pengurus PC GP Ansor dan segenap warga Nahdiyin lainya diantaranya Ketua Ikatan Sarjana Nahlatil Ulama (ISNU) Muktar Bonde, S,Ag yang melekat sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama Bolmong, kemudian Pendiri Pondok Pesantren Al-Falah Tolomboyan Lolak Jufri Pelo’ serta sejumlah tokoh agama dan tokoh pendidikan setempat.

 

Saat memandu jalanya diskusi Ketua PC GP Ansor Bolmong Supandri Damogalad, SIP menyampaikan kalau kedatangan orang nomor dua Gorut tersebut merupakan kehormatan bagi warga Nahdiyin yang hadir, sembari menyampaikan kekagumanya terhadap sikap akrab yang ditunjukan oleh Wabup yang juga Akademisi ternama di Gorontalo itu.

“Terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya bagi Wabup Gorut Pak Thariq karna ditengah kesibukanya didaerah yang ia pimpin, namun tetap meluangkan waktu untuk berbagi pengetahuan dengan warga Nahdiyin lebih khusus bagi GP Ansor Bolmong,” sebut Supandri yang juga Ketua Fraksi PKB DPRD Bolmong ini.

 

Adapun beberapa hal yang disampaikan Thariq dalam materinya bahwa secara harfiah Aswaja adalah gudang ilmu luar biasa yang merupakan hasil konsensus para ulama berdasarkan Al-Quran dan sunahkan Rasulullah SAW.

“Secara Etimologi, Aswaja dapat dikonsepsikan bahwa Ahlun berarti pemeluk aliran atau pengikut mazhab. sedangkan Al-Sunnah berarti thariqat (jalan), sedangkan Al-Jamaah berarti sekumpulan orang yang memiliki tujuan,” jelas Thariq.

 

Selain itu iya juga menjelaskan tentang fiqih dan peradaban islam dimulai dari jaman para Nabi, para sahabaat Nabi hingga perkembangan Islam dijaman sekarang.

“Kehadiran saya ditegah para warga Nahdiyin di Bolmong bukan maksud untuk mengurui. karena pastinya ada banyak Ulama di luar sana yang jauh lebih paham sehingga jauh sebelumnya juga melalui penanggung jawab penyelenggara kegiatan ini secara peribadi konsep acaranya saya minta dibuat diskusi terbuka saja sehingga semua pihak boleh saling berbagi pengetahuan,” terang Thariq.

 

Sementara itu Kepala Kantor Kemenag Bolmong Muktar Bonde juga menyampaikan kalau kedepan ini selaku pimpinan ISNU pihaknya tidak menutup kemungkinam akan menyelenggarakan kegiatan yang sama.

“Apresiasi buat PC GP Ansor Bolmong yang telah menggagas kegiatan diskusi ini. dan ISNU juga akan menyelenggarakan kegiatan serupa namun kemungkinan akan dikemas dalam konsep yang berbeda,” tutupnya.

Setelah itu sebelum dilanjuktakan dengan acara rama tama Tharik punya menyerahkan sebuah buku hasil karyanya dan sejumlah bantuan untuk pengembangan Pondok Pesantren Al-Fatah Tolomboyan kepada Ustadz Jufri Pelo’ selaku pimpinan Ponpes.

 

(ADRI PAPUTUNGAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here