Labuan Uki Heboh, ABK KM Sinar Bahari Masih Dibawah Umur Diduga Meninggal Kecelakaan Kerja

0
1020
Nampak jenazah ABK KM SB yang masih dibawa umur disemayamkan di rumah duka di Desa Labuan Uki

SULUTIMES, Bolmong – Suasana Pelabuhan Labuan Uki, Kecamatan Lolak, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) tiba-tiba saja berubah tegang saat KM Sinar Bahari 07 bersandar dan menurunkan jenazah salah satu ABK yang diketahui masih dibawa umur dan diduga meninggal karena kecelakaan kerja. Senin (17-5- 202) dinihari.

Dari keterangan sejumlah sumber resmi yang dikumpulkan Wartawan Sulutimes.com almarhum yang bernama lengkap Critian Valentino Limpong belum memiliki indentitas diri lengkap sesuai undang-undang pelayaran mengingat yang bersangkutan diketahui baru berusia 15 tahun.

Kapolsek Lolak AKP Moh. Maulana Miraj, SIK. juga membenarkan soal kejadian tersebut. dimana saat mendapatkan informasi dari Pemilik Kapal pihaknya langsung bergegas melakukan oleh TKP dan menjemput mayat korban serta mengumpulkan keterangan saksi.
“Iya, kami masih terus mendalami soal peristiwa ini, adapun keterangan yang dipegang saat ini baru bersifat informasi sementara,” sebut Maulana.

Alumni AKPOL angkatan 2000an ini juga menyebutkan kalau berdasarkan permintaan keluarga korban, Jenazah almarhum tidak lagi di otopsi dan keluarga telah menerimah dengan iklas musibah kematian anggota keluarganya itu.
“Kita tetap menghargai keputusan keluarga. sembari mengikuti perkembangan penyelidikan,” sebutnya lagi.

Untuk diketahui berdasarkan hasil BAP kepolisian terhadap sejumlah saksi sementara ini disimpulkan kalau almarhum meninggal kecelakaan kerja dimana kronologinya sekitar hari minggu (16-5- 2021) Pukul 05.30 wita, tepat berada diperairan Buol, sulawesi tengah semua ABK KM Sinar Bahari 07 sedang disibukan dengan aktivitas persiapan menurunkan jaring untuk menangkap ikan.

Namun setelah beberapa saat jaring mulai diturunkan sejumlah saksi yang juga ABK lainya melihat korban jatuh terlilit tali pemberat jaring.

Melihat hal itu Nahkoda kapal langsung memerintahkan ABK yang bertugas sebagai penyelam agar segera terjun menyelamatkan korban. namun karena mesin kompresor tidak bekerja dengan baik, sehingga saat itu para penyelam tidak dapat menyelam lebih jauh.

Nantilah setelah jaring diangkat sekitar 10 menit kemudian barulah tubuh korban dapat diangkat dan dinaikan ke Kapal serta langsung diberikan pertolongan pertama oleh ABK lainya.

Mendapati nyawa korban tidak bisa diselamatkan lagi, pada akhirnya para saksi langsung menghubungi pengurus kapal dan keluarga korban, kemudian memutuskan untuk pulang ke dermaga labuan uki yang ditempuh kurang lebih 24 jam perjalanan.

Sementara itu Kepala Kantor Pelayanan Sahbandar Labuan Uki Lanto saat coba dikonfirmasi terkait keberadaan Almarhum yang merupakan ABK dibawa umur masih belum dapat memberikan keterangan karna nomor yang bersangkutan yakni 081319xxxxxx sedang tidak aktif.

(ADRI PAPUTUNGAN)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini