Perusahaan Penangung Jawab Pembangunan Bandara Lolak Dianggap Remehkan Pemdes Lalow

0
289
Warga Lalow saat memasang portal di kawasan pembangunan Bandara Lolak

SULUTIMES, Bolmong – Warga dan Pemerintah Desa (Pemdes) Lalow, Kecamatan Lolak, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) dengan terpaksa menutup akses jalan dimana Perusahaan penanggung jawab kegiatan pembangunan Bandara Lolak beraktivitas.

Hasil pantauan Wartawan sulutimes.com. Nampak ada sejumlah warga memasang portal dari bambu dengan maksud menghentikan sementara kegiatan perusahaan yang bersangkutan. Sekitar pukul 10:00 Wita Saptu (04/09/2021).

Kades Lalow Stenly Kastilong saat dimintai keterangannya mengatakan pemasangan portal oleh warga tersebut adalah sebagai bentuk reaksi atas sikap Perusahaan yang tidak pernah mencoba membuka ruang komunikasi bahkan terkesan meremehkan Pemdes setempat.
“Selama ini pihak Perusahaan begitu sulit diajak komunikasi,” sebut Kastilong.

Dirinya bahkan mengaku tidak mengetahui kalau saat ini Perusahaan yang sedang beraktivitas diwilayahnya tersebut darimana asalnya, dan dari Perseroan apa.
“Ada banyak kemungkinan yang harus di jaga, lebih-lebih saat ini masih dalam kondisi pandemi Covid-19, sehingga untuk mencegah hal yang tidak diinginkan identitas semua yang berkativitas disitu harusnya wajib diketahui dan melapor ke Pemerintah Desa,” sebut Kastilong.

Pria akrab di sapa Teten ini pun mengibaratkan bertamu dirumah orang, maka sebagai tamu yang baik tentu yang bersangkutan harus mengetuk pintu dulu, mengucap permisih, kemudian masuk.
“Bolmong adalah Daerah adat yang menjunjung tinggi tradisi Bobahasaan (Saling sapa) sehingga saat terjadi apa-apa dikemudian hari diluar urusan teknis pekerjaan, tentu menjadi tanggung jawab bersama,” terangnya.

Dirinya juga menjelaskan pada intinya Pemdes dan warganya sangatlah mendukung kegiatan pembangunan Bandara yang notabene masuk dalam salah-satu program Nasional diwilayah Sulut tersebut.
“Selama itu membawa hal positif pastinya itu akan kita dukung,” tambahnya lagi.

Terpisah Sekretaris Dinas Perhubungan Bolmong Zulfadhli Binol.SE.ME mengaku kalau pihaknya juga sudah banyak mengingatkan kepada Perushaan yang Berdomisili di jakarta tersebut supaya membangun koordinasi dengan Pemdes setempat.
“Ini hanya persoalan mis komunikasi saja,” singkatnya sembari berjanji akan mefasilitasi komunikasi antara kedua bela pihak.

Sementara itu, Ibu Tika yang terinformasi sebagai perwakilan perusahaan Pembangunan Bandara lolak saat coba dikonfirmasi melalui sambungan telfon di nomor 082245xxxxxx dalam kondisi tidak aktif.

(ADR)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here