PJS Bupati Bolmong Nanti Diharap Tidak Mengikuti Jejak Yasti Yang Menolak Tinggal Dipusat Ibu Kota

0
1014
Kantor Bupati Bolmong

SULUTIMES, Bolmong – Siapapun orang yang nanti akan di tujuk oleh Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) menjadi Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) diminta tidak mengikuti jejak Yasti Suprejo Mokoagow (YSM) yang sampai akhir periode jabatanya tidak tinggal dipusat Ibu Kota.

 

Salah satu tokoh pemuda Lolak Fajri Buhohang mengatakan. dengan tidak tinggal di Lolak, YSM dipandang tidak memberikan contoh yang baik bagi jajaran yang ada dibawahnya sehingga tidak mengherankan 5 tahun terakhir tidak ada satu pun unsur pimpinan Daerah tinggal di lolak mulai dari Wakil Bupati, Sekretaris Daerah termasuk Ketua DPRD serta ASN dari luar Daerah yang dulunya sudah tinggal dan menetap di Lolak.

“Jika Bupati tinggal diwilayah Bolmong lebih khusus di ibu kota maka akan cukup strategis dalam membangkitkan suasana dan menumbuhkan perputaran ekonomi yang ada di Daerah itu sendiri,” sebut Buhohang. senin (10/05/2022).

 

Menurutnya. penentuan Bupati tinggal dan menetap akan diikuti oleh berbagai kepentingan diwilayah itu sendiri baik urusan sosial kemasyarakatan, maupun ekonomi.

“Artinya apa saja kegiatan Bupati secara peribadi maupun kedinasan akan berdampak diseputaran dimana dirinya tinggal,” jelas Alumni Fakultas Ekonomi di salah satu perguruan tinggi di Gorontalo ini.

 

Dirinya juga menyentil kalau sikap Yasti tinggal di Kotamobagu menyebabkan miliaran rupiah uang yang harusnya berputar di Bolmong justru lari ke Daerah lain

“Kita berharap, yang akan menggantikan posisi YSM nanti meski hanya penjabat sementara. namun yang bersangkutan lebih memiliki kemauan untuk bersama-sama membangun dan boleh membawa situasi Bolmong sedikit lebih baik,” terangnya lagi.

 

Ia berharap kedepanya apa yang terjadi di Bolmong saat ini sekiranya boleh dipetik sebagai pelajaran sekaligus pengalaman yang diharap untuk tidak terjadi kembali.

“Sebagai salah satu pendukung Yasti-Yanni di masa Pilkada pada 2017silam. tentu kondisi hari ini diluar dari espektasi (harapan) saya. sehingga saya merasa wajib untuk memberikan masukan sebagai bagian dari turut merasa bertangung jawab atas situasi Bolmong belakangan ini,” pungkasnya.

 

Untuk diketahui. masa jabatan Yasti Suprejo Mokoagow dan Yanny Ronny Tuuk sebagai Bupati dan Wakil Bupati akan berakhir pada 22 Mei 2022 mendatang. dan untuk mengisi kekosongan jabatan hingga Pilkada serentak yang rencananya akan dilaksanakan pada 2024 mendatang. maka jabatan Bupati Bolmong akan di isi dengan Penjabat sementara yang ditujuk oleh Gubernur Sulut Olli Dondokambei berdasarkan nama yang sudah ia usulkan ke Kementerian Dalam Negeri yakni ada tiga Nama pejabat teras Pemprov. masing-masing Lukman Lapadengan, Limi Mokodompit dan Abdullah Mokoginta.

(ADR)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini