LPMUKP Gandeng HNSI Bolmong Sosialisasi Permodalan Usaha

0
140
Sosialisasi Permodalan Usaha yang digelar LPMUKP gandeng HNSI.(sulutimes)

SULUTIMES, Bolmong – Guna untuk berbagi informasi modal usaha dengan masyarakat khususnya bagi pengusaha Mikro di bidang Perikanan dan Kelautan.

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Nelayan Seindonesia (HNSI) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) bekerjasama dengan Lembaga Pengelola Modal Usaha Perikanan dan Kelautan (LPMUKP) gelar sosialisasi yang di buka oleh Camat Lolak Deisyelin Wongkar di Balai Desa Lolak, Kecamatan Lolak, Rabu (12/12/2018).

Ketua DPC HNSI Bolmong Amos Stanis Limpulus mengatakan. Mayoritas pelaku usaha kelautan dan perikanan di Bolmong masih mayoritas berskala mikro dan kecil. Dan pada umumnya permodalanya kerap kali menjadi kendala bagi masyarakat nelayan.

“Sesuai amanat Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perikanan dan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2016 tentang Pemberdayaan Nelayan, Pembudidaya Ikan, dan Petambak Garam. Pemerinta melalui Kementeriam Perikanan saat ini telah menguncurkan Program Pembiayaan mikro bagi nelayan,” terang Pria biasa di sapa Ko’ Amos ini saat meberi sambutan.

Meski begitu kata Limpulus, sulitnya akses, persyaratan yang berbelit-belit hingga ketidaktahuan masyarakat tentang lembaga pendanaan menjadi beberapa faktor nelayan enggan mengurus kredit bergulir. Sehingga itu pihaknya sengaja mengandeng LPMUKP untuk berbagi Informasi dengan warga.

“Pemerintah pusat dan pemerintah daerah sesuai dengan kewenangannya berkewajiban memfasilitasi bantuan pendanaan dan bantuan pembiayaan bagi nelayan kecil, nelayan tradisional, nelayan buruh, pembudidaya ikan kecil, penggarap lahan budi daya, petambak garam kecil, dan penggarap tambak garam, termasuk keluarga nelayan dan pembudidaya ikan yang melakukan pengolahan dan pemasaran,” ungkapnya.

Sementara itu Clif Donal Roho selaku tenaga profesional pendamping LPMUKP dalam materi soaialisasinya menyebukan. Untuk memberdayakan nelayan kecil dan pembudidaya-ikan kecil Pemerintah pusat menyediakan kredit bagi nelayan kecil dan pembudi daya-ikan kecil, baik untuk modal usaha maupun biaya operasional dengan cara yang mudah, bunga pinjaman yang rendah, dan sesuai dengan kemampuan nelayan kecil dan pembudidaya ikan kecil.

“Pembiayaan mikro bagi nelayan ini dikelola oleh LPMUKP yang merupakan Badan Layanan Umum (BLU) di bawah Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Yang penyaluranya melalui kerja sama dengan Lembaga Keuangan Mkikro (LKM) dan LKM Syariah serta Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dan BPR syariah yang sudah diakui oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK),” jelas Clif.

Iapun menjelaskan Kerjasama BLU LPMUKP dengan LKM ini merupakan kemitraan yang strategis karena dapat memperluas jangkauan pembiayaan kepada pelaku usaha mikro di bidang Kelautan & Perikanan. Optimalisasi fungsi LKM ini selain sebagai pemberi/penyalur pinjaman juga memberikan pendampingan usaha.

“Di Bolmong baru ada satu Desa yang mengajukan pinjaman yakni Desa Batu Merah, Kecamatan Sangtombolang dan semoga hal ini pun boleh di ikutiboleh desa lainya yang memiliki Potensi,” terangnya.

Adapun skema permohonan pengajuan pinjaman dana bergulir ini lanjut Clif, sangat terjangkau bagi pelaku usaha, untuk skala yang belum terjangkau Kredit Usaha Rakyat (KUR). Dimana permohonan permodalan dapat langsung dibuat oleh pelaku usaha dengan menyiapkan proposal yang berisi tentang profil usaha, rencana bisnis, melampirkan surat permohonan pengajuan pinjaman, surat keterangan dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) KKP atau Dinas Kelautan dan Perikanan setempat serta dokumen pendukung lainnya yang ditentukan mitra LKM.

“Pendampingan usaha untuk pengajuan permodalan ini dapat dilakukan bersama-sama oleh BLU LPMUKP dan mitra LKM,” ungkapnya.

Dirinya juga menjelaskan bagi para pelaku usaha yang ada Bolmong yang telah mengantongi dokumen pengajukan modal usaha. permohonanya bisa di sampaikan langsung melalui pihaknya ataukah boleh di ajukan kepadanya melalui HNSI Bolmong.

“Tahun 2018 ini secara Nasional LPMUKP mendapat alokasi sebesar Rp 850 Miliar. Dan baiknya warga pelaku usaha sebaiknya memanfaatkannya untuk meningkatkan ekonominya,” tutupnya.

Untuk di ketahui, kegiatan sosialisasi itu turut di hadiri Camat Lolak, Sejumlah Kepala Desa di Wilayah Pesisir Bolmong, para pelaku usaha Mikro dan Kecil perikanan di wilayah Kecamatan Lolak, dan seluru jajaran Pengurus DPC HNSI se Bolmong.

 

Adri Paputungan/Jakas

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini