Bendum PDIP Kembali Penuhi Panggilan KPK Sebagai Saksi Kasus E-KTP

0
11
Gubernur Sulut Olly Dondokambey saat diwawancarai awak media.(ist)

SULUTIMES, Jakarta – Walaupun telah menetapkan sejumlah tersangka dalam kasus korupsi pengadaan KTP Elektronik (e-KTP), namun Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) seakan tak akan berhenti untuk menuntaskan kasus mega proyek ini.
Nyatanya, bertempat di kantor lembaga anti rasuah Gedung Merah Putih KPK Kuningan Persada Jakarta Selatan, Rabu (6/5/2018), KPK kembali memanggil sejumlah saksi untuk dimintai keterangan.
Salah satunya yang terus koperatif memenuhi panggilan adalah saksi Olly Dondokambey.
Dalam kapasitasnya sebagai saksi, Dondokambey yang diketahui saat ini menjabat sebagai Gubernur Sulut, tiba di kantor anti rasuah pukul 09.45 WIB dengan mengenakan kemeja batik serta celana bahan berwarna hitam.
Sebelum masuk ke lobby gedung KPK, Bendahara Umum (Bendum) PDIP ini mengatakan bahwa dirinya hadir hanya sebagai saksi.
“Ya kan sudah dijelaskan, Irvanto ya (sama Made Oka),” ujar Olly sambil berjalan masuk Gedung Merah Putih KPK, saat wawancara cegat sejumlah media.
Tak berselang lama hampir dua jam, Olly keluar dari gedung KPK dengan wajah berseri serta memancarkan senyum khasnya seakan tak ada beban ketika para awak media menjemputnya untuk meminta keterangan dari hasil pemeriksaan di dalam gedung KPK.
Dengan cekatan, Olly menyampaikan materi pemeriksaan sama dengan pertanyaan waktu pemeriksaan sebelumnya.
“Masih sama dengan pertanyaan yang lalu. Hanya saja kali ini ada pertanyaan terkait kedua tersangka baru (Irvanto dan Made Oka). Saya katakan tidak pernah kenal dengan penadah duit korupsi yang mengalir ke tersangka Setya Novanto,” ungkap Dondokambey.
Sedangkan terkait pembahasan anggaran e-KTP, eks pimpinan Banggar ini mengarahkan kepada Menteri Keuangan.
“Nggak ada (atensi pimpinan Komisi II). Tanya aja pemerintah, kok tanya saya. Wong nota keuangan ada. Nggak ada kontribusi itu (Banggar). Tanya di Menteri Keuangan, itu diusulkan nota keuangan apa tidak, gitu aja,” tandas pak Don sapaan akrabnya.

 

Jakas

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here