Begini Sistem Penerimaan Mahasiswa Baru PTN 2020, UNIMA Siap dengan Kebijakan Pemerintah

0
27
Ketua LTMPT Ravik Karsidi.(ist)

SULUTIMES, Pendidikan – Untuk tahun ajaran 2020, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) kembali meluncurkan sistem Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) PTN 2020.

Di mana, sistem PMB PTN 2020 tersebut mengacu pada tiga jalur. Pertama, Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dengan kuota minimum 20 persen dari daya tampung PTN. Kedua, Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dengan kuota minimum 40 persen. Ketiga, Seleksi Mandiri maksimum 30 persen.

Hal ini terungkap saat Kemendikbud meluncurkan sistem PMB PTN 2020, Jumat (15/11/2019) di ruang sidang utama gedung D Kemendikbud.

Peluncuran tersebut dilakukan oleh Mendikbud yang diwakili Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Dirjen Belmawa) Prof Dr Ismunandar.

Sementara itu, rilis yang masuk ke redaksi sulutimes.com melalui Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) yang diketuai Ravik Karsidi, beberapa hal yang baru terkait dengan SNMPTN 2020 diantaranya tentang pemeringkatan siswa pada Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) dilakukan oleh sekolah. Kemudian jumlah siswa yang masuk pada dalam pemeringkatan sesuai dengan ketentuan kuota akreditas sekolah yaitu, sekolah dengan akreditasi A sebanyak 40 persen, akreditasi B 25 persen dan sekolah dengan akreditasi C serta lainnya adalah 5 persen yang merupakan siswa terbaik di sekolahnya.

Kemudian untuk UTBK 2020, waktu pelaksanaannya selama satu minggu dengan 14 sesi (dua sesi setiap hari) dan dilaksanakan di 74 UTKB PTN. Peserta UTBK hanya diperbolehkan mengikuti satu kali tes sesuai dengan kelompk tes yang diikutinya (Saintek, Soshum dan Campuran). Hasil UTBK 2020 hanya berlaku untuk penerimaan mahasiswa baru tahun 2020 dan hasilnya akan diberikan pada peserta secara individu. Hasil UTBK 2020 ini juga dapat digunakan oleh PTN dalam pelaksanaan PMB jalur Seleksi Mandiri.

Disampaikan Ravik Karsidi, hal yang penting diketahui para oleh calon peserta SNMPTN, UTBK dan SBMPTN 2020 yaitu diterapkannya kebijakan Single Sign On (SSO) yang merupakan tahap awal dari pendaftaran SNMPTN, UTBK dan SBMPTN 2020 di mana setiap peserta wajib memiliki akun LTMPT dengan melakukan registrasi akun melalui laman http://portal.ltmpt.ac.id.

“Kerangka waktu untuk registrasi akun LTMPT dibagi menjadi dua yaitu untuk PDSS dan SNMPTN dilaksanakan tanggal 2 Desember 2019 sampai 7 Januari 2020 dan registrasi akun LTMPT untuk UTBK dan SBMPTN dilaksanakan tanggal 7 Februari sampai 5 April 2020,” ucap Karsidi.

“Kepada siswa, sekolah atau masyarakat diharapkan memperhatikan dengan cermat dan teliti kerangka waktu pelaksanaan SNMPTN, UTBK dan SBMPTN 2020. Adapun kerangka waktu untuk SNMPTN yaitu, Registrasi Akun LTMPT 2 Desember 2019 sampai 7 Januari 2020, Pengisian PDSS dan Pemeringkatan Siswa oleh sekolah 13 Januari 2020 sampai 6 Februari 2020, Pendaftaran SNMPTN 11-25 Februari 2020 dan Pengumaman SNMPTN 4 April 2020,” terang Karsidi.

Adapun untuk waktu pendaftaran UTBK 2020, lanjut Karsidi, Registrasi Akun LTMPT 7 Februari – 5 April 2020, Pendaftaran UTBK 30 Maret – 11 April 2020, Pelaksanaan UTBK 20-26 April 2020, dan Pengumuman hasil UTBK dijadwalkan pada 12 Mei 2020.

“Adapun kerangka waktu SBMPTN 2020 yaitu, Pendaftaran SBMPTN 2-13 Juni 2020 dan Pengumuman Hasil SBMPTN pada 30 Juni 2020,” tambahnya.

Sedangkan bagi siswa pendaftar kurang mampu secara ekonomi, tambah Karsidi, dapat mengajukan bantuan biaya pendidikan melalui program Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) atau Afirmasi Pendidikan Daerah 3T (ADik) dengan terlebih dahulu mempelajari prosedur pendaftaran KIP-K dan ADik yang dapat dilihat melalui laman: http://kip-kuliah.kemdikbud.go.id/ dan http://adik.kemdikbud.go.id/.

“Untuk mengetahui informasi resmi atas semua tahapan seleksi, baik persyaratan maupun ketentuan pelaksanaan SNMPTN, UTBK dan SBMPTN 2020 dapat diakses pada laman resmi LTMPT http://ltmpt.ac.id atau melaui call-center 0804 1 450 450 (mulai Senin, 18 November 2019) dan Helpdesk http://halo.ltmpt.ac.id/ serta dapat menghubungi Humas PTN,” kuncinya.

Sementara itu Rektor Universitas Negeri Manado (Unima) Prof Julyeta PA Runtuwene melalui Humas Unima Irwani Maki MH mengatakan bahwa Unima siap melaksanakan penerimaan mahasiswa baru sesuai dengan kebijakan pemerintah melalui LTMPT.

 

Jakas

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here