Letakan Batu Pertama, Gubernur OD Optimis SDM RS Khusus Mata Unggul dan Melayani dengan Kasih

0
7
Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw serta Forkopimda Sulut menekan tombol tanda diresmikannya pembangunan RS Khusus Mata di Sulut.(ist)

SULUTIMES, Sulut – Saya meminta dukungan penuh dari segenap komponen pembangunan di Sulut atas pembangunan Rumah Sakit Khusus Mata. 

Hal ini disampaikan Gubernur Sulut Olly Dondokambey dalam sambutannya usai meletakan batu pertama pembangunan Rumah Sakit Khusus Mata Provinsi Sulut di Jl. W.Z. Yohanes No. 1 Wanea Manado, Senin (18/11/2019).

“Sarana prasarana kesehatan di Provinsi Sulut ini menjadi target dari pemerintahan ODSK pada tahap kami mencalonkan visi misi kami salah satu adalah kesehatan bagi masyarakat,” kata Olly yang saat bersamaan didampingi Wagub Sulut Steven Kandouw.

“Mudah-mudahan apa yang kita lakukan ini betul-betul mendapatkan tempat di masyarakat sehingga pelayanan bagi masyarakat bisa kita manfaatkan dengan baik,” sambung Gubernur OD.

Disamping itu, Gubernur Olly berharap seluruh tahapan pembangunan rumah sakit dapat berjalan lancar, dan pengoperasiannya nanti dapat dilaksanakan sesuai waktu yang ditetapkan.

“Saya sangat berharap paling lambat 10 bulan sudah selesai agar supaya bisa termanfaatkan dengan baik karena cuaca juga mendukung dan semua peralatan juga di Provinsi Sulut lengkap karena banyak infrastruktur lagi dibangun di Sulut. Kalau ada hambatan saya kira silahkan langsung koordinasi agar supaya hambatan-hambatan di lapangan tidak menghambat untuk pembangunan ini ke depan,” ungkap Olly.

Lebih lanjut, Gubernur Olly mengimbau Direktur Rumah Sakit Khusus Mata Provinsi Sulut dapat mengoptimalkan seluruh sumber daya manusia di rumah sakit.

“Dokter-dokter spesialis mata lebih profesional menangani pasiennya agar supaya pelayanan terhadap masyarakat lebih baik. Kualitas SDM kesehatannya yang unggul serta mampu melayani dengan sepenuhnya tanpa pilih kasih,” imbuh Olly.

Pada kegiatan ini, selain dua pemimpin Sulut ODSK, hadir pula jajaran Forkopimda, Sekdaprov Sulut Edwin Silangen, Kadis Kesehatan Sulut Debie Kalalo, pimpinan PT Hutama Karya, PT Sarana Multi Infrastruktur dan PT Artefach Arkindo.

Sebelumnya, Kadis Kesehatan Sulut Debie Kalalo memyampaikan laporan pembangunan Rumah Sakit Khusus mata Provinsi Sulut sebagai berikut:

1. Lokasi:
Lokasi pembangunan ini berada di atas lahan sertifikat hgb nomor. 31 tahun 1984.
2. Luas Bangunan:
Bangunan rumah sakit khusus mata pemilik luas bangunan kurang lebih 12.040 m2; terdiri dari dua lantai basement dan 4 lantai gedung utama. Pembangunan gedung utama berfungsi sebagai ruang rawat inap, ICU, ruang bedah (OK), Ruang Pre operasi, ruang post operasi ruang OK Lasik, poliklinik dan ruang tunggu dengan luas total 11.736 M2.
Seluruh bangunan rumah sakit khusus mata Provinsi Sulawesi Utara ini sudah rampung di akhir tahun 2020 sehingga secara operasional sudah dapat dilakukan pada awal tahun 2021.
3. Klarifikasi dan daya tampung rumah sakit:
Rumah sakit khusus mata Provinsi Sulawesi Utara ini dibangun dengan jenis perawatan terdiri dari: Ruang rawat inap 30 tempat tidur; ICU: dua tempat tidur; Ruang bedah Ok 5 unit; Ruang Pre Operasi: 4 tempat tidur, 6 kursi; Ruang post operasi:7 tempat tidur 7 kursi; Ruang Ok Lasik: 2 unit; Ruang poliklinik: 11 klinik.
4. Jenis unggulan pelayanan di rumah sakit khusus mata Provinsi Sulut:
Pemeriksa pengunjung diagnostik penyakit dengan kelainan retina, pemeriksaan penunjang diagnostik penyakit dengan kelainan mata pada anak, pemeriksaan pengunjungan diagnostik penyakit glaukoma dan pemeriksaan penunjang diet penyakit infeksi pada mata.

 

*/Jakas

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here