Langkah Social Distancing Diambil Gubernur Olly Cegah Penyebaran Covid-19

0
836
Gubernur Sulut Olly Dondokambey.(foto:dok)

SULUTIMES, Sulut – Presiden Joko Widodo menerapkan langkah Social Distancing’ sebagai upaya mencegah mengatasi dan menangkal menyebarnya COVID-19 atau Virus Corona di tanah air.

Langkah ini pula yang diambil oleh Gubernur Sulut Olly Dondokambey agar penanganan virus corona di Sulut bisa dilakukan dengan lebih maksimal.

Melalui surat edaran nomor : 443.1/20.2177/Sekr, yang ditandatangani oleh Gubernur Sulut Olly Dondokambey,
meminta masyarakat untuk menerapkan social distancing untuk mencegah dan memutus rantai penyebaran virus corona di Sulut, yang ditekennya pada 16 Maret 2020.

“Sedapat mungkin menghindari tempat keramaian atau berkumpulnya orang banyak, menjaga jarak minimal dua meter ketika beraktivitas di luar rumah dan sebisa mungkin melaksanakan pekerjaan dari rumah,” tulis sesuai isi surat edaran tersebut.

Sebagai informasi, panduan untuk mencegah penyebaran Covid-19 dengan social distancing yang dihimpun dari berbagai sumber, diantaranya:

Surat Edaran Gubernur Sulut Olly Dondokambey

1. Hindari kontak secara berdekatan dengan orang lain

Menurut ahli epidemiologi UC San Francisco Jeff Martin, MD, MPH, dan George Rutherford, MD, menganjurkan untuk menghindari kontak dekat dengan orang lain untuk menghindari penangkapan virus sendiri dan untuk menghindari menularkannya.

2. Sebagai tindakan pencegahan di lingkungan

Social distancing juga dapat secara efektif meluas ke tindakan pencegahan lingkungan seperti mendisinfeksi permukaan yang sering disentuh yang mungkin menularkan virus.

3. Hindari pertemuan besar

Banyak kota ataupun perusahaan telah mendorong social distancing dengan melarang pertemuan besar, mendorong telecommuting dan menutup sekolah.

Bagi mereka yang berusia di atas 60 tahun, para ahli menyarankan untuk tinggal di rumah saja. Pasalnya, lansia merupakan kelompok paling rentan tertular virus.

4. Panduan ke restoran dan tempat umum lainnya

Bagi orang muda, pergi ke restoran atau tempat umum lainnya tak masalah. Yang perlu diingat adalah untuk selalu menjaga kebersihan. Misalnya, bersihkan permukaan alat yang dipakai dengan disinfektan.

Sementara untuk pergi ke tempat ramai, di mana harus bersinggungan dengan orang lain, para ahli meminta untuk memikirkan risiko yang akan dihadapi misalnya pertunjukan musik dan acara lainnya.

 

Jakas

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini