Waruga Kuwil Tampil sebagai Kawasan Destinasi Wisata Budaya, Olly: Akan Dibuat Berlabel Dunia

0
96
Waruga Kuwil Tampil sebagai Kawasan Destinasi Wisata Budaya
Gubernur Sulut Olly Dondokambey menandatangani prasasti Taman Wisata Budaya Waruga didampingi Kepala Balai Sungai Sulawesi 1 Ir Bastari MEng dan Kadis Kebudayaan Sulut Jendry Sualang SPd MAP.(ist)

SULUTIMES, Sulut – Pelestarian Kawasan Cagar Budaya yang ada di Sulut terus mendapat perhatian dari Pemerintah Provinsi Sulut.

Salah satu buktinya, kawasan Cagar Budaya Waruga Kuwil yang berada dalam Area Bendungan Kuwil Kawangkoan Kecamatan Kalawat Kabupaten Minahasa Utara.

Nampak kini mulai ditata sebagai Kawasan destinasi budaya satu-satunya di dunia berlabel wisata dunia, setelah Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE melakukan peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya penataan kawasan itu, Kamis (13/08/2020).

Selain meletakan batu pertama, Gubernur Olly saat kedatangan disambut dengan tarian adat Minahasa Maengket dan Kabasaran, juga menandatangani prasasti Taman Wisata Budaya Waruga dan menanam bibit pohon jenis Ketapang di lokasi penataan Cagar Budaya Waruga.

Didampingi Kepala Balai Wilayah Sungai Sulawesi (BWSS) 1 Ir Bastari MEng dan Kadis Kebudayaan Daerah Provinsi Sulut Jenry Sualang SPd MAP, Gubernur Olly mengapresiasi dimulainya pekerjaan penataan Kawasan Wisata Budaya Waruga Bendungan Kuwil Kawangkoan.

Komitmen Gubernur Olly yang berpihak terhadap pelestarian budaya memang terlihat sejak awal menahkodai Provinsi Sulawesi Utara bersama Wakil Gubernur Sulut Drs Steven Kandouw, dengan visi pembangunan yakni Terwujudnya Sulawesi Utara Berdikari dalam Ekonomi, Berdaulat dalam Pemerintahan dan Politik, serta Berkepribadian dalam Budaya.

Sehingga, sejak awal rencana pembangunan Bendungan Kuwil Kawangkoan, Gubernur Olly tetap konsen dan komit untuk memperhatikan sisi budaya.

“Dari awal (rencana pembangunan bendungan) sudah menjadi konsep untuk pariwisata, sehingga Waruga dan Bendungan menjadi satu konsep pembangunan daerah wisata,” ucap Gubernur Olly.

Gubernur OD berharap, dengan kehadiran Kawasan Cagar Budaya Waruga Kuwil sebagai destinasi budaya berlabel wisata dunia, generasi muda di daerah ini, tidak akan pernah melupakan situs warisan budaya Waruga, yang menjadi kekayaan daerah yang terus dilestarikan.

Sementara Kepala BWSS 1 Ir Bastari MEng mengatakan, pekerjaan untuk penataan Kawasan Cagar Budaya Waruga Kuwil Kawangkoan dilakukan secara bertahap.

“Untuk tahap pertama, menelan anggaran sebesar Rp 7,5 miliar, sedangkan tahap selanjutnya akan dianggarkan pada tahun anggaran berikut dari total anggaran sebesar kurang lebih Rp 36 miliar,” ungkapnya.

Bastari pun memaparkan konsep penataan Kawasan Cagar Budaya Waruga Kuwil Kawangkoan pada lahan lebih dari 3 ha, yaitu; tempat wisata budaya lengkap dengan sejumlah fasilitas untuk pengunjung, mulai dari Galeri yang berisi tentang informasi budaya dan sejarahnya, Restoran, Gardu Pandang, Taman/Kolam 9 putri Tumatenden, Jalan setapak, Pagar, Gapura, Tempat parkir kendaraan dan Toilet.

“Kawasan ini kami tata, agar menjadi tempat wisata budaya,” kata Bastari.

Sementara itu, Kadis Kebudayaan Daerah Provinsi Sulut Jenry Sualang SPd MAP menambahkan, dengan dimulainya penataan Kawasan Cagar Budaya Waruga Kuwil Kawangkoan ini, justru menjadi jawaban atas komitmen Gubernur Olly terhadap masyarakat adat di daerah.

“Ini merupakan jawaban pak Gubernur Olly Dondokambey SE pada masyarakat adat kita bahwa pak Gubernur begitu konsen dan komit untuk pemajuan kebudayaan, khususnya menghormati para leluhur kita,” akunya.

Sualang berharap, Kawasan Cagar Budaya Waruga Kuwil Kawangkoan selain menjadi satu-satunya destinasi wisata budaya Waruga di dunia, akan tetapi sebagai wujudnyata pelestarian situs-situs budaya di daerah yang tetap terus dijaga dari generasi yang satu ke generasi berikutnya.

 

Jakas/*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here