Terbesar Ketiga se Indonesia, UMP Sulut 2021 Rp 3.310.723

0
526
UMP Sulut 2021
Pjs Gubernur Sulut Agus Fatoni mengumumkan UMP Sulut 2021./sulutimes

SULUTIMES, Sulut – Kondisi perekonomian di masa pandemi Covid-19 menjadi alasan tidak naiknya standar upah buruh (stagnan) di Sulut.

Di mana besaran Upah Minimum Provinsi (UMP) Sulut 2021 ditetapkan sebesar Rp 3.310.723 perbulan. Ini pun memastikan bahwa UMP Sulut tetap sama seperti tahun 2020.

Penetapan ini disampaikan Pjs Gubernur Sulut Dr Drs Agus Fatoni MSi acara pengumuman UMP Sulut di aula Mapalus Kantor Gubernur Sulut, Rabu (5/11/2020).

Walau tak naik, tapi besaran UMP Sulut 2021 masih menempati urutan ketiga tertinggi di Indonesia setelah Provinsi DKI Jakarta Rp 4.416.186 dan Provinsi Papua Rp 3.516.700.

Kebijakan penetapan UMP Sulut 2021 tertuang dalam Keputusan Pjs Gubernur Sulut Nomor 330 Tahun 2020 Tanggal 31 Oktober 2020 tentang UMP Tahun 2020.

Penetapan UMP juga mempertimbangkan rekomendasi dewan pengupahan provinsi sesuai dengan pasal 45 ayat 3 peraturan Pemerintah Nomor 78 tahun 2015 tentang pengupahan.

Selain itu, berdasarkan Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor M/11/HK.04/X/2020 tanggal 26 Oktober 2020 tentang penetapan upah minimum tahun 2021 pada masa pandemi Covid-19 menyampaikan bahwa melakukan penyesuaian penetapan nilai UMP tahun 2021 sama dengan nilai UMP tahun 2020 dan juga melaksanakan penetapan UMP setelah tahun 2021 sesuai ketentuan peraturan Perundang-undangan.

Berdasarkan peraturan perundang-undangan dan Surat Menteri Ketenagakerjaan dimaksud bahwa UMP Sulut Tahun 2021 adalah sebesar Rp. 3.310.723.
Penetapan ini dapat ditinjau kembali dengan menyesuaikan kondisi perekonomian tahun 2021.

Turut hadir Sekdaprov Sulut Edwin Silangen, Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Daerah Sulut Erny Tumundo dan Ketua Dewan Pengupahan Ronny Maramis.

Jakas

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here