Panglima TNI Hadi Tjahjanto dan Gubernur Olly Bahas Penanganan Covid-19

0
24
Panglima TNI Hadi Tjahjanto dan Gubernur Olly Bahas Penanganan Covid-19./sulutimes-edit

SULUTIMES, Sulut – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey melaksanakan rapat koordinasi yang juga diikuti jajaran Forkopimda Sulut di Ruang Mapalus Kantor Gubernur, Sabtu (04/09/2021).

Rapat yang digelar usai pemantauan pelaksanaan vaksinasi oleh Panglima TNI dan Gubernur Sulut juga dihadiri oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI Letjen TNI Ganip Warsito dan Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Baharkam) Polri Komisaris Jenderal (Pol) Arief Sulistyanto.

Sebelumnya rapat dilakukan interaksi lewat vidio conference secara berturut dengan Dandim Sangihe, Dandim Warta Bone Gorontalo, Polres Minahasa, Bolaang Mongondow, dan Kodim Bitung.

Panglima meminta agar habiskan vaksin yang ada dan kebutuhan vaksin segera disampaikan, karena melaksanakan vaksinasi adalah untuk menekan Covid -19 dan berharap terbentuknya herd immunity dan sinergitas tetap dijaga.

Dalam rapat tersebut, Panglima TNI Hadi Tjahjanto mengungkapkan bahwa kunjungan kerjanya di Sulawesi Utara adalah untuk memantau langsung pelaksanaan kegiatan ‘Serbuan Vaksinasi’ upaya penanganan Covid-19 menuju Indonesia Sehat.

Panglima TNI kemudian membahas evaluasi pelaksanaan vaksinasi di daerah khususnya di Sulawesi Utara. Terkait distribusi vaksin, Panglima Hadi Tjahjanto mengatakan bahwa nantinya akan ada penambahan dosis vaksin untuk Provinsi Sulut agar masyarakat yang sudah divaksin bisa lebih banyak lagi.

“Pelaksanaan ‘Serbuan Vaksinasi’ di 15 kabupaten/kota se-Sulawesi Utara termasuk pemantauan vaksinasi untuk orang dewasa dan anak-anak yang kita saksikan tadi akan menjadi bahan evaluasi pusat dalam program penanganan Covid-19,” jelas Panglima Hadi Tjahjanto.

Sebelumnya, Gubernur Sulut Olly Dondokambey melaporkan beberapa hal kepada Panglima TNI, terkait penanganan pandemi Covid-19 termasuk perkembangan ekonomi dan pelaksanaan program vaksinasi.

“Pertambahan kasus Covid-19 di Sulut sejak Januari sampai awal Juli relatif melandai, namun meningkat pada pertengahan Juli. Naik akibat masuknya varian Delta. Namun sejak diberlakukannya PPKM Level 4, sudah kembali turun di akhir Agustus,” ujar Olly.

Gubernur menjelaskan, tren angka kejadian kasus terkonfirmasi terus menurun, dari 128 kasus per 100.000 penduduk per minggu, di akhir Juli menjadi 39 kasus dan turun terus sampai 31 Agustus.

“Angka kematian juga terus menurun, dari sebelumnya 10 sampai 12 turun menjadi 2 sampai 4 orang,” bebernya.

Terkait perkembangan ekonomi, Gubernur Olly menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara pada semester II tahun 2021 naik 8,49 persen, nomor 2 se-Sulawesi di bawah Sulawesi Tengah.

Sementara untuk program vaksinasi, Gubernur menyebut bahwa pelaksanaan vaksinasi di Sulut berjalan baik dan lancar terlebih mengingat antusiasme yang tinggi dari masyarakat dalam memberi diri untuk divaksin.

“Pak Panglima bisa lihat tadi, masyarakat begitu antusias. Hambatan kita cuma satu, keterlambatan distribusi vaksin. Kita harapkan vaksinasi bisa lebih lancar, agar herd immunity di Sulut bisa cepat tercapai,”

Terakhir, Gubernur Olly melaporkan beberapa kebijakan pemerintah daerah di masa pandemi, mulai dari mempersiapkan Perda Covid-19 hingga pembangunan sarana/pra-sarana dan infrastruktur kesehatan, seperti pembangunan RSUD dan rumah sakit khusus Covid-19, rumah sakit darurat, serta penyediaan tempat isolasi terpadu.

Dalam kegiatan juga ada arahan Kepala Kepolisian RI disampaikan oleh Kabaharkam Polri dan arahan Kepala BNPB.

Turut hadir dalam rapat tersebut Ketua DPRD Sulut Andy Silangen, Pangdam XIII/ Merdeka Mayjen TNI Waraney Mamahit, Kapolda Sulut Irjen Pol Nana, Forkopimda Sulut, Panglima TNI, Sekdaprov Edwin Silangen, para Asisten dan Pejabat Esselon II terkait.

Jakas/*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here