Gubernur Olly Lakukan Impounding Bendungan Kuwil Mulai Beroperasi

0
109

SULUTIMES, Sulut – Minut – Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey melakukan proses Pengisian Air di Bendungan Kuwil-Kawangkoan, Minahasa Utara, Jumat (25/11/2022).

Gubernur Olly menekan tanda seremoni ditampungnya air dalam bendungan didampingi Direktur Bendungan dan Danau Kementerian PUPR Airlangga Mardjono ST MT, Balai Wilayah Sungai Sulawesi I, Walikota Manado Andrei Angouw dan Bupati Minut Joune Ganda. Selanjutnya air dari Sungai Tondano mulai menggenangi bendungan.

Proses pengisian air atau tahap “impounding” ini merupakan tahap awal penyelesaian bendungan. Pengisian air ini menandai mulai beroperasinya bendungan tersebut.

Pada kesempatan ini, Gubernur Olly mengapresiasikan pihak dirjen dan jajaran atas pelaksanaan hingga persiapan beroperasinya bendungan dimaksud yang tentunya bermanfaat bagi masyarakat di Kabupaten Minut, Bitung terutama di Kota Manado yang menjadi wilayah terdampak banjir akibat luapan air dari dua (2) aliran sungai yakni, Sawangan dan Tondano.

“Bersyukur kepada Tuhan dan juga ucapan terima kasih kepada pak Presiden Joko Widodo yang sebelumnya telah merestui pembangunan serta kesiapan beroperasinya bendungan ini. Banyak manfaatnya nanti yang akan dirasakan masyarakat selain untuk penanganan pengendalian banjir juga ada PLTA (Pembangkit Listrik Tenaga Air) dan menjadi sumber air baku bersih untuk kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.

Adapun pelaksanaan pembangunan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) sejak tahun 2016 hingga 2022 dengan anggaran sebesar Rp1,9 Triliun tersebut menurut Gubernur Olly, di sisi lainnya lokasi bendungan ini ada terdapat juga segi pariwisata budaya dengan adanya peninggalan-peninggalan sejarah seperti Waruga (kuburan kuno/tua) leluhur Minahasa yang juga ada keturunan dari Cina.

“Jadi sudah pasti nantinya banyak turis yang akan datang berkunjung termasuk melihat makam/kuburan para leluhur mereka dan ini ada keterkaitannya dengan sejarah keturunan Mongol, dengan posisi Waruga tersebut ada juga keunikan tersendiri seperti penempatan Waruga sesuai pangkat/jabatan (pangkat Mayor berjejer sendiri) Kapten juga begitu termasuk juga ada leluhurnya saya sendiri,” terang Olly.

Lebih jauh dijelaskan Gubernur Olly, untuk proses pengelolaan fasilitas bendungan kedepan masih akan dibahas kembali bersama karena itu membutuhkan anggaran yang cukup besar.

“Agar supaya apa yang telah diberikan oleh pemerintah pusat ini menjadi tidak terbengkalai, karena sudah ada beberapa contoh pemerintah pusat sudah membangun tempat wisata tapi akhirnya tidak dikelola dengan baik oleh pemerintah daerah yang telah diserahkan. Jadi saya ingatkan juga kepada pak Walikota Manado jangan dikecewakan supaya masih ada pembangunan lain,” sebut Gubernur Olly dengan menambahkan jika memungkinkan bisa juga ada penambahan pembangunan bendungan lainnya agar Kota Manado juga lebih aman dari bencana banjir luapan air dari dua sungai Sawangan dan Tondano.

Sementara itu dari laporan Direktur Bendungan dan Danau Kementerian PUPR Airlangga Mardjono menyampaikan bahwa untuk PSN Bendungan Kuwil yang berupa bendungan urugan/random batu dengan setinggi 67 meter panjang puncak 420 meter serta dapat menampung volume air sebanyak 23 juta M².

“Proses Impounding ini merupakan tahap awal keseluruhan kegiatan pembangunan Kuwil Kawangkoan. Setelah Impounding ini masih ada beberapa tahapan yang harus dilalui dalam membangun bendungan sebelum dan nantinya dapat secara penuh dioperasikan oleh pihak pengelola,” terang Airlangga.

Lanjutnya, tujuannya untuk memenuhi pilar sumber daya air yakni pendayagunaan air dan pengendalian data rusak air. “Bendungan ini menyediakan air baku Manado, Minut dan Bitung serta KEK Bitung,” katanya.

Air baku yang tersedia bisa di penuhi 4,5 kubik per detik, dan pengendalian banjir 470 kubik per detik. “Pengisian awal merupakan tahap awal penyelesaian bendungan,” tambah Mardjono dengan berharap menjadi perhatian bersama adalah kedepannya proses pengawasan, pemantauan, catatan serta analisis data dokumentasi baik sebelum maupun setelah dilaksanakan Impouding.

“Dan untuk Sulawesi Utara, selain pembangunan bendungan Kuwil juga ada pembangunan bendungan di Lolak Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong),” tambanya.

Walikota Manado Andrei Angouw yang ditemui terpisah juga menyampaikan rasa terima kasih dari masyarakat Kota Manado atas perhatian Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara yang sangat perduli dengan permasalahan yang ada di Kota Manado.

“Ya tentu masyarakat Kota Manado sangat berterima kasih karena dengan adanya pembangunan Bendungan Kuwil Kawangkoan ini adalah merupakan salah satu cara menahan mengatur aliran arus air yang masuk ke Kota Manado dan dengan hadirnya bendungan ini juga akan dapat menjawab kebutuhan air masyarakat akan adanya air baku,” ujar Angouw.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Balai Sungai Sulawesi 1 I Komang bersama jajarannya, Plh Sekprov Sulut Steve Kepel, Bupati Minahasa Utara Joune Ganda, serta Unsur Forkopimda Provinsi Sulut.

Jakas/*

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini